Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Kesejahteraan Psikologis Pada Mahasiswa Semester Akhir

  • Desi Alawiyah
  • Citra Anggraeni Alwi Institut Agama Islam Muhammadiyah
  • Lilis Institut Agama Islam Muhammadiyah
  • Selvi Institut Agama Islam Muhammadiyah
Kata Kunci: Dukungan Sosial, Psichological Well Being, Mahasiswa

Abstrak

Psichological Well Being adalah kesejahteraan biologis yang ditandai dengan penerimaan diri, korelasi positif, kemandirian, dominasi lingkungan, tujuan hidup, dan pengembangan diri. Di era Covid-19 ini berdampak besar bagi kehidupan terutama bagi mahasiswa semester akhir, dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang merugikan banyak pihak, terutama yang terpaksa melakukan tiga dinas perguruan tinggi dan tidak mampu melaksanakan Wajib Belajar Mahasiswa. Bisnis seperti biasa dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Tertunda, selain beban tugas akhir yang menjadi penghambat mahasiswa juga sulit melakukan penulisan makalah, pendampingan, dll menjadi tantangan tersendiri yang banyak memberikan dampak negatif bagi psikologi mahasiswa akhir. Munculnya hambatan psikologis, mengakibatkan kesejahteraan (Psichological Well Being) pada mahasiswa dalam proses pembelajaran terhambat. Kesehatan mental mahasiswa terkait dengan kemampuan akademik dan bagaimana hubungan mereka menggunakan keterampilan sosial, kesehatan, dan spiritualitas. Upaya menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental siswa harus memiliki dukungan sosial yang baik. Dukungan sosial berasal dari keluarga, teman, teman dan kelompok sosial.

Referensi

Aini, N. (2016). Pengaruh dukungan sosial terhadap psychological well-being santri di Pesantren Mambaul Ulum Karang Anom Pamekasan [PhD Thesis]. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Anjani, W. (2020). Hubungan Antara Rasa Syukur Dengan Kesejahteraan Psikologis Pada Mahasiswa Yang Kuliah Sambil Bekerja Part-Time [PhD Thesis]. UIN Raden Intan Lampung.
Ariyanthi, N. (2016). Hubungan dukungan sosial dengan kebermaknaan hidup pada lansia di panti wreda [PhD Thesis]. University of Muhammadiyah Malang.
Azwar, S. (1999). Penyusunan Skala Psikologi, Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Carol, D. R. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of personality and social psychology, 57(6), 1069–1081.
Darmasaputra, A. (2013). Hubungan antara dukungan sosial teman kerja dengan kinerja pegawai di kantor kecamatan Jombang. Character: Jurnal Penelitian Psikologi., 1(2).
Health as communication nexus: A service-learning approach | WorldCat.org. (t.t.). Diambil 29 Agustus 2022, dari https://www.worldcat.org/title/health-as-communication-nexus-a-service-learning-approach/oclc/729749635
Ismail, R. G., & Indrawati, E. S. (2013). Hubungan Dukungan Sosial dengan Psychological Well Being pada Mahasiswa STIE Dharmaputera Program Studi Ekonomi Manajemen Semarang. Jurnal Empati, 2(4), 416–423.
Liwarti, L. (2013). Hubungan pengalaman spiritual dengan psychological well being pada penghuni lembaga pemasyarakatan. Psychological Journal: Science and Practice, 1(1).
Nisfiannoor, M., & Kartika, Y. (2004). Hubungan antara regulasi emosi dan penerimaan kelompok teman sebaya pada remaja. Jurnal psikologi, 2(2), 160–178.
Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The structure of psychological well-being revisited. Journal of personality and social psychology, 69(4), 719.
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). Health psychology: Biopsychosocial interactions. John Wiley & Sons.
Suaida, R., Prasetya, B. E., & Wahyuningrum, E. (2015). Hubungan antara dukungan sosial dari teman dengan psychological well-being pada wanita bercerai. Skripsi. Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana.
Yurliani, R. (2008). Gambaran Social Support Pecandu Narkoba. https://repository.usu.ac.id/handle/123456789/3644
Diterbitkan
2022-09-30
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 > >>