PENGARUH IQ, EQ, DAN SQ TERHADAP MOTIVASI MENGAJAR
Abstract
IQ, EQ, dan SQ adalah tiga komponen yang sebaiknya dimiliki oleh seorang guru untuk bisa mengelola dirinya sebagai pendidik. Kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) adalah tiga komponen yang sebaiknya dimiliki oleh seorang guru untuk bisa mengelola dirinya sebagai pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) terhadap motivasi mengajar guru di SMK Muhammadiyah Balangnipa Kabupaten Sinjai. Kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) sangat mempengaruhi konsentrasi guru dalam mengajar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jumlah populasi 29 orang dan adapun yang menjadi sampel penelitian ini sebanyak 29 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dari angket yang diberikan kepada guru di SMK Muhammadiyah Balangnipa Kabupaten Sinjai. Pengolahan data memakai teknik analisis regresi linear sederhana dan berganda dengan taraf signifikan 95% dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS 20 for Windows. Penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi mengajar guru di SMK Muhammadiyah Balangnipa Kabupaten Sinjai. Hal ini diperoleh berdasarkan hasil analisis menggunakan IBM SPSS 20 for Windows, pada tabel Anova dengan nilai f-hitung secara bersama-sama antara kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) terhadap motivasi mengajar guru adalah 4,816 ≥ F-tabel 2,99. Nilai Signifikansi ketiga variabel independen ini adalah 0,009 ≤ 0,05. Juga dibuktikan pada tabel Model Summary dengan melihat nilai R Square sebesar 0,366 atau 36,6%.
References
Arikunto, Suharsimi. (2017). Pengembangan Instrumen Penelitian dan Penilaian Program. Cet.I; Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Goleman, Daniel. (2003). Emotional Intellegence; Kecerdasan Emosional: Mengapa EQ Lebih Penting dari pada IQ. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hadi, Sutrisno. (2000). Statistik, Yogyakarta: Andi Offset.
Mangkunegara, A.A. Anwar Prabu. (2003). Perencanaan Sumber Daya Manusia, Bandung: Refika Aditama.
Nawawi, Hadari, Metode Penelitian Bidang Sosial, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Rahman, Sholeh A. dan M. Abdul Wahab. (2004). Psikologi dalam Perspektif Islam, Jakarta: Kencana.
Riduwan. (2005). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian, Bandung: Alfabeta.
Robbins, Stephen P. dan Timothy A. Judge. (2001). “Organizational Behavior”, diterjemahkan oleh Hadyana Pujaatmaka dan Benyamin Molan dengan judul: Perilaku Organisasi Jilid 2, Ed.II. Jakarta: PT. Prehallindo.
Prasetyo, Bambang. (2005). Metode Penelitian Kuantitatif, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
Sardiman A. M.. (2016). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Cet.XXIII; Jakarta: PT. Grafindo Persada.
Siregar, Syofian (2018). Statistik Deskriptif untuk Penelitian, Cet.IV, Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta.
Zohar, Danah dan Ian Marsal. (2002). SQ: Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual dalam Berpikir Integralistik dan Holistik untuk Memaknai Kehidupan, Bandung: Mizan Pustaka.












