PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG REMAJA DI DESA SILAM KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR

  • muhammad ilyas ilyas UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Dea Nurul Azizah Universitas Islam Negeri Sulthan Syarif Kasim, Pekanbaru
Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Perilaku Remaja, Remaja

Abstrak

Penelitian ini membahas kecerdasan emosional bagi remaja di Desa Silam, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana kecerdasan emosional terhadap keluarga di Desa Silam, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Subyek kependudukan adalah 250 remaja di Desa Silam dan sampel 71 remaja Cluster Random Sampling. Teknik mengumpulkan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis regresi linear sederhana, dan pemrosesan dalam penelitian ini menggunakan program SPSS versi 17.0 (Statistical Products and Services Solution) untuk windows. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh signifikan antara kecerdasan emosional terhadap perilaku remaja di Desa Silam, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Berdasarkan tes hipotesis (Tes Signifikan), nilai Probabilitas α adalah 0,05 ig sig (0,05 ≥ 0,00) yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat ditolak bahwa kecerdasan emosional disetujui dari perilaku remaja.           

Referensi

Skemp, R. R. (1987). The Psychology of Learning Mathematics. New Jersey, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
Newell, A. & Simon, H. (1972). Human Problem Solving. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Wijaya, Ariyadi., Heuvel-Panhuizen, Marja van den., Doorman, Michiel., & Robitzsch, Alexander. (2014). Difficulties in Solving Context Based PISA Mathematics Tasks: An Analysis of Student’s Errors. The Mathematics Enthusiast, 11(3), 555 – 585.

Klimoski, R., & Palmer, S. (1993). The ADA and the hiring process in organizations. Consulting Psychology Journal: Practice and Research, 45(2), 10-36. doi:10.1037/1061-4087.45.2.10.

Sillick, T. J., & Schutte, N. S. (2006). Emotional intelligence and self-esteem mediate between perceived early parental love and adult happiness. E-Journal of Applied Psychology, 2(2), 38–48. Diakses dari http://ojs.lib.swin.edu.au/index.php/ejap


Stromberg, Anna. (2002). Trustworthiness in Qualitative Methods. Diakses dari https://www.hu.liu.se/larc/utbildning-information/scientific-methodology/kursmaterial/1.407212 /SciMeth_validitet_strmberg.pdf

Kwon, O.N. (2002). Conceptualizing the Realistic Mathematics Education Approach in the Teaching and Learning of Ordinary Differential Equations. Presented at International Conference on the Teaching of Mathematics (at the Undergraduate Level), Hersonissos, Crete , Greece, July 1-6, 2002.

Dewanthi, Sinta Sih. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Geometri Analitik Berbasis Guided Discovery untuk Memfasilitasi Berpikir Kritis. Dalam Murtadho, Ali (Eds.) Peran Matematika dan Pendidikan Matematika Dalam Menghadapi Isu-isu Global: Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, Diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Matematika, UMS, 7 Maret 2015 (hal. 187-199). Surakarta: Muhammadiyah University Press. Diakses dari https://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/5988

Nugroho, Zuhdha B. & Harta, Idris. (2013). The Backgrounds of Female Student’s Enrollment at The Mathematics Education Department of Muhammadiyah University of Surakarta. Dalam Murtadho, Ali., Wardoyo, Ali & Setyawan, Yusuf M (Eds.), Kurikulum Matematika 2013: Berpikir tingkat tinggi dan berakhlak mulia: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Matematika, UMS, 15 Mei 2013 (hal. 182-188). Surakarta: Fairuz Media.
Diterbitkan
2020-11-02
Bagian
Articles