Citizen Journalism (Jurnalisme Warga): Dari Fakta Berita dan Profesionalitas
Abstrak
Citizen journalisme atau jurnalisme warga dimana kehadirannya merupaka suatu respon terhadap teknologi komunikasi berbasis internet atau digital yang sering juga dikenal dengan media baru. Dengan berbagai plaformnya, media baru tersebut memberi ruang setiap individu dalam melakukan aktifitas yang selama ini senantiasa dilakukan oleh wartawan media konvensional atau jurnalisme profesional. Citizen journalism merupakan aktivitas individual terkait pemerolehan, pengelolahan dan penyebaran peristiwa, fakta atau kejadian berupa berita yang disampaikan melalui media sosial. Berita atau informasi merupakan suatu perwujudan dari pemerosesan suatu peristiwa, data atau fakta yang senantiasa melibatkan unsur-unsur nilai perspektif dan kepentingan namun tentunya mesti tidak mengabaikan standar pembuatan berita yang profesional. Disamping itu citizen journalism mesti senantiasa dituntut bekerja dalam koridor profesionalitas yang tercermin dalam kode etik jurnalistik yang berlaku. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui studi pustaka terkait dengan citizen journalism (jurnalisme warga). Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa citizen journalisme merupakan aktifitas warga yang terlibat dalam dunia jurnalistik atau penyampain berita, kerja citizen journalisme dituntut untuk sesuai dengan standar pembuatan berita dan kerja jurnalisme profesional, walaupun demikian secara payung hukum, citizen journalisme tidak memiliki payung hukum sebagaimana jurnalisme profesionalisme.
Referensi
Bajari, Atwar & Saragih, Sahala Tua. 2011. Komunikasi Kontekstual; teori dan praktek komunikasi kontemporer. Rosda. Bandung.
Baran, Stanley j & Davis Dennis K. 2010. Teori Komunikasi Massa. Salemba Humanika. Jakarta.
Briggs, Asa & Burke, Peter. 2006. Sejarah Sosial Media. Yayasan obor. Jakarta
Bottomore, T.B. 2006. Elit dan Masyarakat. Akbar Tandjung Institue.
Bungin, Prof. Dr. H.M. 2014. Sosiologi Komunikasi. Kencana Prenada media grup. Jakarta.
Eriyanto. 2002. Analisis Framing. LKIS. Yogyakarta.
Fazri, Anhar dalam jurnalnya citizen journalism: kelayakan berita ditinjau dari segi bahasa dan etika jurnalistik. Diakses di http://jurnal.utu.ac.id/jsource/article/view/612 pada tanggal 30 April 2021
Fachruddin, Andi. 2019. Journalism Today.Prenadamedia group. Jakarta
KusumaNingrat, Hikmat & Kusumaningrat, Purnama. 2014. Jurnalistik:Teori dan Praktik. PT REMAJA ROSDAKARYA. Bandung
Kusnadi & m. Priono. Jurnal . Citizen Journalism Indonesia: Suatu Wujud Dari Demokratisasi di Indonesia. Di akses di http://repository.ut.ac.id/2306/ pada tanggal 30 April 2021
McQuail. 2011. Teori Komunikas Massa McQuail. Buku 1 Penerjemah. Putri IvaIzzati. Penerbit Salemba Humanika. Jakarta.
Nugraha, Pepih. 2012. Citizen Journalism: pandangan, Pemahaman dan pengalaman. Penerbit Buku Kompas. Jakarta
Sumadiria, Drs. A.S. Haris.2019. Hukum dan Etika Media Massa: Panduan Pers, penyiaran dan media siber. PT. RemajaRosdakarya. Bandung



















