Pentingnya Literasi Informasi Dalam Mengatasi Hoax
Abstrak
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang bertujuan untuk menggambarkan pentingnya literasi informasi dalam mengatasi hoax. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, buku, makalah atau artikel, jurnal, hasil seminar, simposium dan sebagainya berkaitan dengan pentingnya literasi informasi dalam mengatasi hoax . Instrumen penelitian yang digunakan adalah daftar cek (check-list) berkaitan kajian bahan penelitian berdasarkan fokus kajian, skema atau peta penulisan, dan format catatan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis konten (analisis isi). Hasil dan kesimpulan: (1) pentingnya literasi informasi dalam menghadapi hoax sangatlah signifikan, (2) melalui literasi informasi, individu dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk membedakan antara hoax dan yang bukan hoax, dapat mengenali ciri-ciri hoax, lebih bersikap dan kritis terhadap hoax, dan meminimalkan penyebaran hoax, dan (3) literasi informasi perlu didukung oleh pemerintah, lembaga pendidikan, platform digital, dan masyarakat dalam mempromosikan literasi informasi untuk melawan hoax.
Referensi
Agarina, M., Sutedi, S., Karim, A. S., & Maulana, M. R. F. (2023). Menangkal Hoax dengan Literasi Digital bagi Masyarakat Desa Jati Indah. NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 133-137.
Ainiyah, N. (2017). Membangun penguatan budaya literasi media dan informasi dalam dunia pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 2(1), 65-77.
Adila, I., Weda, W., & Tamitiadini, D. (2019). Pengembangan model literasi dan informasi berbasis pancasila dalam menangkal hoaks. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 18(1), 101-111.
Aji, S. T. B., & Heriyanto, H. (2013). Pengaruh Layanan Perpustakaan Keliling Terhadap Kemampuan Literasi Informasi “Wanita Tuna Susila (WTS)” di Lokalisasi Gambilangu Semarang. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 2(4), 142-156.
Andriani, A. D. (2022). Demokrasi Damai Di Era Digital. Rampai Jurnal Hukum (RJH), 1(1).
Aryanti, E. D. (2019). Hubungan Antara Berpikir Kritis Dengan Literasi Informasi Pada Mahasiswa Dalam Menghadapi Hoaks Di Instagram (Doctoral dissertation, Universitas Mercu Buana Yogyakarta).
Astuti, S. (2021). Strategi Peningkatan Literasi Digital Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMKN 3 Metro (Doctoral dissertation, IAIN Metro).
Aswita, D., Nurmawati, M. P., Salamia, M. S., Sarah, S., Si, S. P., Saputra, S., ... & Ismail, N. M. (2022). Pendidikan Literasi: Memenuhi Kecakapan Abad 21. Penerbit K-Media.
Awalina, W., & Purwoko, B. (2018). Studi Kepustakaan Penerapan Konseling Expressive Writing dalam Lingkup Pendidikan. Jurnal BK Unesa, 8(2), 1-9.
Bahri, S. (2021). Literasi digital menangkal hoaks covid-19 di media sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi (JKMS), 10(1), 16-28.
Basuki, U., & Setyawan, H. (2022). Langkah Strategis Menangkal Hoax: Suatu Pendekatan Kebijakan Dan Hukum. Jurnal Hukum Caraka Justitia, 2(1), 1-22.
Batubara, A. K. (2015). Literasi informasi di perpustakaan. IQRA: Jurnal Perpustakaan dan Informasi, 9(1), 43-56.
Carolina, C. (2017). Membangun Literasi Informasi pada Perpustkaan Universitas Sumatera Utara (Doctoral dissertation).
David, S., & Lawanda, I. I. (2018, December). Literasi Informasi Pustakawan Sekolah Swasta Internasional di Kawasan Tangerang Selatan. In Proceeding INUSHARTS (International Young Scholars Symposium (Vol. 2, p. 469). by: Faculty of Humanities–Universitas Indonesia, Depok.
Farid, A. (2023). Literasi Digital Sebagai Jalan Penguatan Pendidikan Karakter Di Era Society 5.0. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3), 580-597.
Ganggi, R. I. P. (2017). Pendidikan pemakai di perpustakaan sebagai upaya pembentukan pemustaka yang literasi informasi. Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, Dan Kearsipan, 5(1), 121-128.
Gumilang, G. S. (2015). Urgensi kesadaran budaya konselor dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling untuk menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA). Jurnal Guidena, 5(2), 45-58.
Hadi, S. P. (2023). Pemahaman Literasi Digital Penyebab Munculnya Hoaks. Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM), 4(2), 150-160.
Hapudin, H. M. S. (2021). Teori belajar dan pembelajaran: menciptakan pembelajaran yang kreatif dan efektif. Prenada Media.
Hasugian, J. (2008). Urgensi literasi informasi dalam kurikulum berbasis kompetensi di perguruan tinggi. Pustaha: jurnal studi perpustakaan dan Informasi, 4(2), 34-44.
Hutapea, E. M. (2017). Peranan Perpustakaan dalam menyajikan informasi ilmiah dan jauh dari hoax. Shaut Al-Maktabah: Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi, 9(2), 169-174.
Kustomo, Y. C. (2022). Optimalisasi Peran Polisi Virtual dalam Mengatasi Penyebaran Hoax Melalui Media Sosial di Wilayah Depok (Doctoral dissertation, Universitas Kristen Indonesia).
Liliana, D. Y., Kom, M., Andryani, N. A. C., Priandana, K., & Fitriyah, H. (2021). Buku Literasi Informasi: Women Against Disruptive Information on Covid-19 Pandemic in Indonesia. Cempluk Aksara.
Lubis, T. H., & Koto, I. (2020). Diskursus Kebenaran Berita Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers Dan Kode Etik Jurnalistik. De Lega Lata: Jurnal Ilmu Hukum, 5(2), 231-250.
Mafiroh, K., & Wibowo, K. A. (2021). Hubungan Keyakinan dan Sikap Individu terhadap Perilaku Menyebarkan Misinformasi Covid-19. Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 4(2), 162-170.
Mardhiyah, R. H., Aldriani, S. N. F., Chitta, F., & Zulfikar, M. R. (2021). Pentingnya keterampilan belajar di abad 21 sebagai tuntutan dalam pengembangan sumber daya manusia. Lectura: Jurnal Pendidikan, 12(1), 29-40.
Nahdi, D. S., & Jatisunda, M. G. (2020). Analisis literasi digital calon guru SD dalam pembelajaran berbasis virtual classroom di masa pandemi covid-19. Jurnal Cakrawala Pendas, 6(2).
Naufal, H. A. (2021). Literasi digital. Perspektif, 1(2), 195-202.
Novalia, M., Andaresti, A., Sepiana, A. N., Wulandari, A. D., Rosyadah, A. A., Aryani, D., ... & Jati, S. P. K. (2023). Future Of The Library: Prospek Pengembangan Perpustakaan dan Kepustakawanan Kedepan.
Nugroho, A., Bakti, C. A., Murti, P. D. B., & Belaon, M. Y. (2021). Edukasi Bahaya Berita Hoax di Masa Pandemi pada Wali Siswa PAUD RUSA. Magistrorum Et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 65-76.
Nurohman, A. (2014). Signifikansi literasi informasi (information literacy) dalam dunia pendidikan di era global. Jurnal Kependidikan, 2(1), 1-25.
Pambudi, R., Budiman, A., Rahayu, A. W., Sukanto, A. N. R., & Hendrayani, Y. (2023). Dampak Etika Siber Jejaring Sosial Pada Pembentukan Karakter Pada Generasi Z. JURNAL SYNTAX IMPERATIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 4(3), 289-300.
Pattah, S. H. (2014). Literasi informasi: peningkatan kompetensi informasi dalam proses pembelajaran. Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, Dan Kearsipan, 2(2), 108-119.
Priyowidodo, G., & Sari, Y. D. (2018). Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Edutainment Untuk Re-Aksesbilitas Informasi Berbasis Teknomedia Pada Organisasi Perempuan Gereja di GKJW Jambangan Surabaya dan Waru Sidoarjo. Share: Journal of Service Learning, 4(2), 62-70.
Pujarama, W., Prasetya, A. B., & Yustisia, I. R. (2020). Whatsapp: The Dispute between Social Media Using and Hoax Spreading. Brawijaya Journal of Social Science, 4(1).
Purnama, M. R. (2022). Literasi Digital Sebagai Upaya Penanggulangan Hoax Pada Tirto. Id Maret 2021 (Bachelor's thesis, Fakultas Ilmu Dakwah Dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah).
Putra, F., & Patra, H. (2023). Analisis Hoax pada Pemilu: Tinjauan dari Perspektif Pendidikan Politik. Naradidik: Journal of Education and Pedagogy, 2(1), 95-102.
Rahayu, Y. (2018). Analisis pengaruh indeks pembangunan manusia, PDRB per kapita, dan jumlah pengangguran terhadap jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 2(1), 165-174.
Rachmawati, T. S., & Agustine, M. (2021). Keterampilan literasi informasi sebagai upaya pencegahan hoaks mengenai informasi kesehatan di media sosial. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, 9(1), 99-114.
Rahmawati, N. A. (2019). Urgensi kelas literasi informasi bagi mahasiswa di Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. UNILIB: Jurnal Perpustakaan, 51-56.
Rosita, C. D. (2019), October). LITERASI INFORMASI DAN DISPOSISI BERPIKIR KRITIS PADA ERA INDUSTRI 4.0. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika (SNPM) (Vol. 1, No. 1).
Rozan, Z. R., & Dewi, A. O. P. (2022). Penggunaan Internet sebagai Sumber Informasi pada Generasi Baby boomer berdasarkan Kemampuan Literasi Informasi. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi, 6(1), 23-42.
Rusdiana, I. (2018). Kognisi pembaca berita palsu (fake news) di media online. Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam, 12.
Rusdiyanti, S., Hutagalung, B., Afandi, R., Firmansyah, S. M., & Radianto, D. O. (2023). Pentingnya Literasi Informasi dalam Menghadapi Tantangan Informasi Palsu (Hoaks). Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 2(3), 395-400.
Redhana, I. W. (2019). Mengembangkan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran kimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(1).
Saputri, I. F. (2021). Studi Komparatif Sanksi Penyebar Berita Bohong (Hoax) di Media Sosial Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Hukum Pidana Islam (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember).
Salsabila, U. H., Seviarica, H. P., & Hikmah, M. N. (2020). Urgensi Penggunaan Media Audiovisual dalam Meningkatkan Motivasi Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 25(2), 284-304.
Septiyantono, T. (2014). Literasi informasi.
Seran, J. E., & Ludji, I. (2022). Infodemi Di Tengah Pandemi Menurut Perspektif Immanuel Kant. PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 18(2), 185-197.
Suharyanto, C. E. (2019). Analisis berita hoaks di era post-truth: sebuah review.
Sujana, A., & Rachmatin, D. (2019). Literasi digital abad 21 bagi mahasiswa PGSD: apa, mengapa, dan bagaimana. In Current Research in Education: Conference Series Journal (Vol. 1, No. 1, pp. 003-013).
Syafrial, H. (2023). Literasi Digital. Nas Media Pustaka.
Syahdan, S., & Elihami, E. (2022). Pemanfaatan Operator Boolean Sebagai Literasi Informasi. Jutkel: Jurnal Telekomunikasi, Kendali dan Listrik, 3(2), 88-94.
Tsaniyah, N., & Juliana, K. A. (2019). Literasi digital sebagai upaya menangkal hoaks di era disrupsi. Al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 4(1), 121-140.
Ulum, M. C. (2018). Public Service: Tinjauan Teoretis dan Isu-Isu Strategis Pelayanan Publik. Universitas Brawijaya Press.
Wahono, H. T. T., & Effrisanti, Y. (2018). Artikel Pentingnya Literasi Digital di Era Generasi Millenial. Prosiidiing Semiinar Nasiionall Hasiill Penelliittiian Pendiidiikan dan Pembellajjaran, 4(1).
Wardani, T. J., & Arnellis, A. (2019). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketidakmerataan Jumlah Penduduk di Indonesia Menggunakan Analisis Faktor. Journal of Mathematics UNP, 4(4).
Widiyawati, A. T. (2015). Peran perpustakaan dalam mendukung pendidikan sebagai upaya pengembangan sumber daya manusia menyongsong masyarakat ASEAN 2015. In Naskah dipresentasikan di Seminar Nasional Pengembangan Sumber Daya Manusia Menyongsong Masyarakat ASEAN.
Wijaya, S. H. B. (2021). Penyuluhan Literasi Media tentang Hoax di Kalangan Generasi Muda Desa Juwok. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 1-10.
Wulandari, S. (2020). Clustering Kecamatan Di Kota Bandung Berdasarkan Indikator Jumlah Penduduk Dengan Menggunakan Algoritma K-Means. In Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) (Vol. 4, No. 1).
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##



















