PERSEPSI PESERTA SUSCATIN TERHADAP BIMBINGAN PERKAWINAN DI KUA SINJAI UTARA KABUPATEN SINJAI

  • Burhanuddin Burhanuddin
  • Suriyati Suriyati IAIM Sinjai
  • mustamir murtamir
  • ardianti ardianti Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Kata Kunci: Persepsi, Suscatin, Perkawinan

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsiipeserta suscatin terhadap pada kegiatan bimbingan perkawinan pada kantor KUA Sinjai Utara. Penilitian ini adalah penelitian filed research, Penelitian ini merupakan penelitiankkualitatif dengan pendekatannpsikologi, tekhnik pengumpulanndatanya ialahwwawancara, dimana wawancara ini dilakukan dengan cara memperoleh data dari peserta suscatin, observasi ini dilakukan untuk mengamati peserta pada saat proses suscatin dan dokumentasiiadalah mencariidata ataupun bahan yang berkaitan dengan variabel pada pelaksanaan penelitiannini. Data primer pada penelitian ini yaitu peserta suscatin serta sekundernya adalah penasehat perkawinan di KUA Sinjai Utara. Dalam hal mengelola dan menganalisisnya, penulis menggunakannndata reduction, disiplay data  dan conclusion. Hasil penelitian iini dapat sisimpulkan bahwa suscatin ini sangat penting untuk dilaksanakan karena bisa memberikan ilmu bagi peserta baik antara calon suami ataupu calon istri bagaimana nantinya menghadapi rumah tangga bersama pasangan, kemudian banyak manfaatanya dalam pelaksanaan suscatin dimana saling memahami tanggung jawab masing-masing, memberikan solusi yang baik dalam berumah tangga, bagaimana mengatasi konflik dalam berumah tangga dan tugas seorang suami begitu juga bagi istri. Pada dasarnya suscatin ini penting untuk dilaksanakan walaupun waktunya singkat akan tetapi bisa memberikan materi bagi peserta suscatin bagaimana menghadapi hidup berumah tangga bersama pasangan. Harapan para peserta suscatin bahwa pelaksanaan suscatin agar menambahkan materi dan waktu kemudian konsisten dengan waktu yang sudah ditetapkan agar peserta tidak dengan sengaja datang terlambat.

Referensi

Aunur Rahman Faqih, (2001) BimbingannndannKonselinggdalammIslam.‘Yogyakarta: UII Press
BimooWalgito, (1984) Bimbingan dannKonseling Perkawinan. Yogyakarta: Yayasan Penerbit Fakultas UGM
Chaplina,((2014))KamussLengkappPsikologii: Terjemahan oleh Kartini Kartono. Jakarta: Rajawali Press
DepartemennAgamaaRI, (2001) Pedomann Konselor KeluargasSakinah. Jakartaa
Hatib, (2022) Kursus Calon Pengantin KUA Sinjai Utara. Wawancara. Pada tanggal 17 Maret di Kantor KUA Sinjai Utara pukul: 10.00 Wita
I.Djumhur. Moh. Surya, (1975) Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah. CV Ilmu: Bandung
Irwanto. (2002)) Jenis-jenis Persepsi. Diakses dari http:irwanto. blogspot.com/diakses pada tanggal 18 Maret 2022
J.W.S Winkel, (1991) Bimbingan dan Konseling di Intitusi Pendidikan. Jakarta: Grasindo
Jamaluddin, (2022) Kursus Calon Pengantin KUA Sinjai Utara. Wawancara. Pada tanggal 17 Maret di Kantor KUA Sinjai Utara pukul: 09.30 Wita
Kutbuddin Aibak, (2009) Kajian Fiqhi Kontemporer, Teras, Yogyakarta
M.A. Tihamiidan SohariiSahrani, (2014) Fikih Munakahatt(Kajian Fikih Perkawinan Lengkap) PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Nurmiati dan A. Ayu Wahyuni, (2022) Persepsi tentang Bimbingan Perkawinan. Wawancara pada tanggal 18 Maret di Kampus IAIM Sinjai Pukul 15.00 Wita
St Herlinda, (2022) Persepsi Bimbingan Perkawinan. Wawancara pada tanggal 17 Maret di KUA Sinjai Utara, pukul 15.30 Wita
Diterbitkan
2022-04-07
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 3 > >>