EKOLITERASI SANTRI GENERASI Z: KESADARAN DAN PERILAKU LINGKUNGAN BERBASIS PESANTREN
Abstrak
Kerusakan lingkungan hidup di Indonesia masih menjadi persoalan serius, meskipun terjadi peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) secara nasional. Keterlibatan lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pesantren, menjadi strategi potensial dalam membangun kesadaran ekologis generasi muda, khususnya santri Generasi Z. Sebagai generasi yang melek digital sekaligus pengawal tradisi pesantren, santri generasi Z memiliki kemampuan untuk membentuk gerakan perubahan lingkungan berbasis pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model habitus ekoliterasi santri generasi Z melalui pendekatan studi pustaka (library research) dengan metode kualitatif deskriptif. Kajian ini difokuskan pada integrasi antara nilai-nilai Islam, pendidikan pesantren, dan karakteristik generasi Z dalam membentuk kebiasaan ekoliterat. Dengan merujuk pada literatur akademik terkini, ditemukan bahwa proses habituasi ekoliterasi dalam konteks pesantren melibatkan empat dimensi utama: kognitif (head), afektif (heart), psikomotorik (hands), dan spiritual (spirit). Santri generasi Z mampu menginternalisasi nilai ekologi berbasis Islam karena kecakapan digital dan kemampuan adaptasi sosialnya. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kurikulum ekopedagogi pesantren yang bersinergi dengan literasi digital dan fikih lingkungan.
Referensi
Bourdieu, P. (1990). The Logic of Practice. Stanford University Press.
Capra, F. (2005). The Hidden Connections: A Science for Sustainable Living. Anchor Books.
Center for Ecoliteracy. (2009). Smart by Nature: Schooling for Sustainability. Berkeley, CA: Watershed Media.
Ghufron, M. (2025). Eco-Pesantren dan Fikih Lingkungan: Studi Praksis di Pesantren Jawa Tengah.
Izzi Dien, M. (2000). Environmental Dimensions of Islam. The Lutterworth Press.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024). Laporan Kinerja Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) 2024. Jakarta: KLHK.
Khalid, F. (2002). Islam and the Environment. In Foltz, R., Denny, F., & Baharuddin, A. (Eds.), Islam and Ecology: A Bestowed Trust (pp. 1–22). Harvard University Press.
KLHK. (2024). Laporan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Nasional 2024. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.
Miller, J. P. (2010). Whole Child Education. University of Toronto Press.
Muhaimin. (2021). Pendidikan Islam dan Kesadaran Ekologis: Integrasi Nilai Keislaman dalam Lingkungan Pesantren. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Nada, L., & Adib, M. (2024). Digital Literacy and Islamic Environmental Ethics among Santri Gen Z: A Case Study in Pesantren Media.
Nasr, S. H. (1996). Religion and the Order of Nature. Oxford University Press.
Orr, D. (1992). Ecological Literacy: Education and the Transition to a Postmodern World. SUNY Press.
Rahmawati, F., & Setiawan, A. (2022). Ekoliterasi Santri di Pesantren Ramah Lingkungan: Studi Kasus Pesantren Ekologis di Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 27(3), 211–224.
Rosidah. (2022). Pengembangan Media Komik Tematik Berbasis Ekoliterasi untuk Anak Usia Dini.
Royani, S., Lestari, H., & Munir, A. (2024). Model Keteladanan dan Internalisasi Nilai Lingkungan di Lembaga Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islami, 15(2), 145–162.
Sholikhah, N. (2022). Keteladanan Kiai dalam Membentuk Kesadaran Lingkungan Santri di Pesantren X. Skripsi. Universitas Islam Negeri.
Sipos, Y., Battisti, B., & Grimm, K. (2008). Achieving Transformative Sustainability Learning: Engaging Head, Hands and Heart. International Journal of Sustainability in Higher Education, 9(1), 68–86.
Sterling, S. (2010). Transformative Learning and Sustainability: Sketching the Conceptual Ground. Learning and Teaching in Higher Education, 5, 17–33.
Stone, M. K., & Barlow, Z. (2010). Smart by Nature: Schooling for Sustainability. In R. Heinberg & D. Lerch (Eds.), The Post Carbon Reader: Managing the 21st Century’s Sustainability Crises (pp. 3–15). Watershed Media / Post Carbon Institute.
Suyadi, & Sutrisno. (2020). Green Islamic Education: A Conceptual Framework for Eco-Pesantren. Journal of Islamic Studies and Culture, 8(1), 17–28.
Wibowo, M. A. (2022). Model Pemberdayaan Santri dalam Program Pesantren Hijau: Studi di Pesantren Darul Hikmah Yogyakarta. Jurnal Ekologi Pesantren, 5(2), 105–121.
Widianingsih, S., & Hidayat, M. (2023). Penguatan Ekoliterasi Berbasis Pendidikan Agama di Lembaga Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam Berkelanjutan, 11(1), 44–59.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##





1.png)
1.png)
1.png)
2.png)
1.png)
