STIGMA DAN MINAT KONSELING PADA MAHASISWA: OPTIMALISASI LAYANAN LK2PK DALAM MEMPERSIAPKAN KARIER MAHASISWA
STIGMA DAN MINAT KONSELING PADA MAHASISWA: OPTIMALISASI LAYANAN LK2PK DALAM MEMPERSIAPKAN KARIER MAHASISWA
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana mahasiswa memahami stigma yang ada terhadap layanan konseling dan bagaimana minat mereka terbentuk terhadap layanan karir. Metodologi yang dihunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk memahami fenomena sosial dan manusia secara mendalam melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Penelitian ini fokus pada stigma dan minat, serta berusaha menggali informasi rinci tanpa menggunakan data numerik sebagai fokus utama. Desain penelitian yang digunakan yaitu studi kasus, dimana studi kasus memungkinkan peneliti mengekplorasi secara mendalam fenomena stigma dan minat mahasiswa tentang layanan konseling yang dilakukan suatu lembaga pengembangan karir. Kemudian menggunakan teknik Pengumpulan Data Observasi Partisipatif, Wawancara mendalam, Dokumentasi. Adapun hasil penelitian yakni stigma terhadap layanan konseling masih cukup kuat. Stigma ini membuat banyak mahasiswa merasa takut atau malu untuk mengakses bantuan profesional, meskipun mereka membutuhkannya. Edukasi yang terbuka dan pendekatan yang inklusif dianggap penting untuk mengurangi stigma tersebut dan mendorong mahasiswa lebih berani menggunakan layanan konseling. minat terhadap layanan konseling di kalangan mahasiswa mulai tumbuh, terutama ketika mereka mengetahui manfaatnya secara langsung. Faktor seperti informasi yang jelas, lingkungan yang suportif, dan kemudahan akses sangat memengaruhi tingkat minat tersebut. Upaya kampus dalam memperkenalkan dan mempromosikan layanan konseling secara aktif dinilai dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa. Adapun layanan yang mendukung kesiapan karier mahasiswa, seperti konseling karier individual, kelompok, pelatihan soft skills, workshop penyusunan CV dan wawancara kerja, serta asesmen minat dan bakat.
Referensi
Babtista, O., Ernawati, R., & Wigunawati, E. (2020). PERSEPSI MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP KINERJA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING. 3.
Batubara, Y. A., Farhanah, J., Hasanahti, M., & Apriani, A. (2022). PENTINGNYA LAYANAN BIMBINGAN KONSELING BAGI PESERTA DIDIK. Al-Mursyid : Jurnal Ikatan Alumni Bimbingan Dan Konseling Islam (IKABKI), 4(1), Article 1. https://doi.org/10.30829/mrs.v4i1.1197
Elpalina, S. (n.d.). KEPUASAN MAHAMAHASISWA TERHADAP PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING AKADEMIK SECARA ONLINE.
Oleh, D. (n.d.). PERSEPSI DAN MINAT SISWA TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMAN 1 BEUTONG.
Permendiknas Nomor 39 Tahun 2009 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru.pdf. (n.d.). Retrieved April 12, 2025, from https://sma.dikdasmen.go.id/data/files/Permendiknas%20Nomor%2039%20Tahun%202009%20Tentang%20Pemenuhan%20Beban%20Kerja%20Guru.pdf
Purwanti, S., Utami, S. W., & Latifah, L. (2022). Konseling Sebaya Pada Kesehatan Reproduksi Remaja Dalam Komunikasi Interpersonal. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pandohop, 2(2), 47–55.
Putri, E. K., Rohmah, A. O. N., & Supriyanto, A. (2022). Peran Layanan Bimbingan Karir Dalam Membantu Perencanaan Karir Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Sihombing, J. S., Purnawan, P. E., Sababalat, K. Z., & Tafonao, T. (2024). Analisis faktor faktor yang mempengaruhi minat belajar mahasiswa. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(2), 106–118.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##





1.png)
1.png)
1.png)
2.png)
1.png)
