Strategi Coping Istri Dari Suami Penjudi Dalam Mempertahankan Keutuhan Keluarga

  • anggi Friscilia Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Wanda Fitri Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Masrial Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Siska Novra Elvina Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Ilmiyati Refi Fadia Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Kata Kunci: Strategi Coping, Ketahanan Kelurga, Istri Dari Suami Penjudi

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya asumsi tentang pihak istri yang suaminya suka berjudi mengalami tekanan psikologis dan sosial, sehingga istri dapat mengalami keadaan stres dalam menghadapi permasalahan tersebut. Idealnya gambaran seorang istri yang sudah dirugikan secara lahir dan batin atau rugi secara psikologis dan sosial biasanya memiliki kondisi rumah tanggga yang tidak harmonis atau memiliki konflik. Namun pada kenyataannya masih ada istri yang bertahan dalam hubungan suami istri padahal mereka sudah teraniaya secara psikologis dan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah para istri pejudi yang tinggal di Kanagarian Muara Kandis Punggusan, Pesisir Selatan yang berjumlah 6 orang, teknik menetukan subjek menggunakan teknik pusposive sampling dengan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada aspek problem focused coping (strategi coping yang berfokus pada tindakan permasalahan) umumnya istri memiliki pendirian yang kuat untuk mempertahankan keutuhan keluarganya. Kemudian pada aspek emotional focused coping (strategi coping yang berfokus pada emosional) mayoritas istri mampu mengontrol dirinya tetapi ada juga yang melampiaskan kepada perilaku negatif seperti merokok dan untuk mencegah perengkaran mayoritas informan memilih untuk menghindar dari suaminya dan tidak ada yang sampai pergi dari rumah atau meninggalkan suami dan anak-anak.

Referensi

Carlson, N. R. (2007). Psychology, the Science of Behavior, sixth edition. Person Education Inc.
Hardjana, A. M. (1994). Stres tanpa Distres, Seni Mengelola Stres. Kanisius.
Istiqomah, N. (2015). Pengaruh Strategi Coping terhadap Penyesuaian diri. Jurnal Universitas Paramadina, 8(2), 15.
Junaedi, D. (2007). Keluarga Sakinah. Akademika Pressindo.
Kartono, K. (2005). Patologi Sosial, Jilid I. PT Raja Grafindo Persada.
Kertamuda, F., & Herdiansyah, H. (2009). Pengaruh Strategi Coping Terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru. Jurnal Universitas Paramadina, 6(1), 11–23.
Mu’tadin. (2002). Pengelolaan stres. Wijaya Pustaka.
Rasmon. (2004). Stres, Coping dan Adaptasi. Teori dan Pohon Maslaah Keperawatan. Sagung Seto.
Rasmun. (2004). Stres, Coping dan Adaptasi, Teori dan Pohon Masalah Keperawatan. Sagung Seto.
Smet, B. (1994). Psikologi Kesehatan. Grasindo.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitati, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Taylor, S. E. (2006). Health Psychology. McGraw-Hill Companies Inc.
Willis, S. (2009). Konseling Keluarga (Family Counseling): Suatu Upaya Membantu Anggota Keluarga Memecahkan Masalah Komunikasi di dalam Sistem Keluarga. Alfabeta.
Yinyang. (2010). Keluarga dan pola pengasuhan anak. Jurnal Studi Gender dan Anak, 5(1), 60–72.
Yusuf, M. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif & Penelitian Gabungan. Prenadamedia.
Diterbitkan
2024-10-29
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##