KONSELING KELOMPOK COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY DENGAN TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA

  • Zulkifli A UIN Sunan Kalijaga
  • Ahmad Fauzi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Mulkiyan Mulkiyan Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi kenakalan remaja serta memperkenalkan dan menjelaskan tentang konseling kelompok cognitive behavior  therapy dengan teknik cognitive restructuring dalam mengatasi kenakalan remaja. Adapun sasaran penelitian ini adalah lembaga pendidikan, konselor, guru, orang tua untuk memberikan pembinaan dan konseling agar dapat mengubah keyakinan-keyakinan yang irrasional menjadi rasional, mengurangi pikiran-pikiran negatif dan mengubah proses berpikir difungsional. Secara ringkas tulisan ini dapat dipahami tentang penerapan konseling kelompok cognitive behavior  therapy dengan teknik cognitive restructuring, tahapan proses dan tujuan dalam mengatasi kenakalan remaja, yang terdiri dari, pertama: pembentukan kelompok, kedua: pembukaan, ketiga: penjelasan masalah, Keempat: penggalian latar belakang masalah, kelima: penyelesaian masalah, keenam: penutup. Dengan adanya tulisan ini diharapkan konselor, guru, orang tua serta masyarakat dapat mendampingi anak agar tidak terjerumus dalam perilaku yang menyimpang baik secara moral dan agama. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian kepustakaan (library research).

References

Asni Harismi (2020) Mengenal rentang batasan usia remaja pada laki-laki dan perempuan, Diakses dari https://www.google.com/amp/s/ww.sehatq.com/artikel/batasan-usia-remaja danperubahannya-secara-isik-dan-mental/amp.
Cormier, Nurius, & Osborn. 2009. Interviewing and Change Strategies for Helpers Fundamental Skills and Cognitive Behavioral Interventions 6th Edition. Brooks/Cole.
Iis Pujiati dan Harwanti (2018). Pengaruh Konseling Cognitive Behavior Teknik Cognitive
Lilis Karlina (2020) Fenomena Terjadinya Kenaklan Remaja. Jurnal Edukasi Nonformal, 1 (2),147-158. https://ummaspul.e-journal.id/JENFOL/article/view/434.
Medcom.Id. Upaya mencegah kenakalan remaja di Jakarta. Diakses dari https://www.medcom.id/ffoto/grafis/0kp4EvDk-upaya-pencegahan-kenakalan-remaja-di-jakarta.
Psikologi, Magister Profesi, Universitas Tujuh, and Belas Agustus. (2019). “Cognitive Restructuring Untuk Pengendalian Kecemasan Pada Lansia.” 90–94.
Restructuring untuk mereduksi Kecemasan soasial siswa. Journal FKIP Universitas PGRI Banyuwangi Seminar Nasional, 1 (1). (hal 40-46) Diakses dari https://osf.io/preprints/inarxiv/w6hyk/
Santrock, JW. (2007). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.
Suci Prasasti. (2017). Kenakalan remaja dan faktor penyebabnya: Prosiding Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling, Diselengrakan oleh FKIP, Universitas Tunas Pembangunan, (hal. 28-45). Surakarta: Prosiding SNBK. Diakses dari http://prosiding.unipma.ac.id/indeks.php.SNBK
Willis S,. (1994).Problema Remaja dan Pemecahannya, Bandung: Angkasa.
Wahib Suharmawan (2012). Cognitive-Behavior Therapy (CBT). Diakses dari konselingindonesia.com/read/386/Cognitive-Behavior-Therapy(CBT) (https_konselingindonesia.com).
Published
2022-09-30
How to Cite
Zulkifli A, Fauzi, A., & Mulkiyan, M. (2022). KONSELING KELOMPOK COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY DENGAN TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim Dan Bimbingan Rohani, 8(2), 1-9. https://doi.org/10.47435/mimbar.v8i2.1028