Pendekatan Bermain dan Edukasi Sebagai Metode Trauma Healing pada Anak Korban Banjir di Matang Cut Kabupaten Aceh Utara

  • Yarima Melati STIKes Darussalam Lhokseumawe
  • Putri Eka Sari STIKes Darussalam Lhokseumawe
  • Jumaida Fajar Nassriati STIKes Darussalam Lhokseumawe
Kata Kunci: children and adolescents; educational play tools; floods and landslides in Aceh

Abstrak

Anak-anak hingga remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami gangguan kesehatan mental di wilayah terdampak bencana akibat hilangnya rasa aman serta rusaknya lingkungan tempat tinggal, bermain, dan fasilitas pendidikan. Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh pada 24 November 2025 menimbulkan dampak psikologis berupa trauma, khususnya bagi anak-anak dan remaja di Desa Matang Cut, Kabupaten Aceh Utara. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mendukung pemulihan kondisi mental anak-anak dan remaja pascabencana.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan persuasif melalui pengelompokan peserta berdasarkan tingkat pendidikan, yaitu TK, SD, dan SMP. Setiap kelompok dibimbing oleh tim pengabdian yang terdiri dari dosen keperawatan jiwa, promosi kesehatan, dan bahasa Inggris. Metode yang digunakan adalah bermain sambil belajar dengan alat permainan edukatif, seperti flashcard dan puzzle untuk remaja serta kegiatan mewarnai bagi anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan respons yang sangat positif, ditandai dengan antusiasme, semangat, dan keceriaan peserta dari awal hingga akhir kegiatan. Seluruh 34 peserta mengikuti kegiatan secara penuh tanpa ada yang meninggalkan kegiatan sebelum selesai. Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang aktif diberikan doorprize berupa wafer, roti, dan susu. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan berbasis edukatif dan rekreatif sangat diperlukan sebagai bagian dari upaya penanganan trauma akibat bencana, khususnya pada kelompok usia anak dan remaja.

 

Referensi

firdausi, I. A., Mulyasih, R., Santi, E. T., Mardiana, S., Pitasari, D. N., Rizka, D., Putri, L. D., & Fachriyah, E. (2022). Pendampingan Trauma Healing Dan Edukasi Bencana Pada Anak-Anak Korban Bencana Banjir Di. Bantenese Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4, 91–98. Https://Doi.Org/10.30656/Ps2pm.V4i2.5864
Inayati, R., & Mullah, M. I. (2022). Penanggulangan Bencana Banjir Di Aceh : Psikologis Dan Strategi Efektif. 1(2).
Maulana, A., Suryani, D., & Fitriyani, L. (2022). Pendampingan Trauma Healing Dan Edukasi Bencana Pada Anak-Anak Korban Banjir. Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 112–120.
Nora, B., Putri, D., Chandra, Y., Pgri, U., & Barat, S. (2025). Mereduksi Dampak Psikologis Korban Bencana Banjir Bandang Melalui Kegiatan Trauma Healing Di Kabupaten Tanah Datar. 5(1), 146–150.
Oktia, V. (2023). Penerapan Trauma Healing Untuk Mengatasi Kecemasan. Pengabdian Masyarakat Mandira Cendekia, 2(2), 54–59.
Turyadi, I., Mulyati, Y., & Sakinah, M. N. (2024). Metode Resiliensi Pada Pelayanan Trauma Healing : Penanggulangan Korban Bencana Pada Anak Di Desa Cugenang Kabupaten Cianjur Kabupaten Cianjur Jawa Barat Dengan. 5, 221–234.
Diterbitkan
2026-03-30