Pengaruh Jember Fashion Carnival Terhadap Citra Kota Jember Sebagai Destinasi Wisata Budaya
Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Jember Fashion Carnival (JFC) terhadap citra Kota Jember sebagai destinasi wisata budaya. JFC merupakan salah satu festival mode terbesar di Indonesia yang telah mendapatkan pengakuan internasional. Dengan mengusung tema-tema unik setiap tahunnya, JFC tidak hanya menampilkan kreativitas dalam berbusana, tetapi juga menjadi sebuah perhelatan yang sarat akan unsur seni dan budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Responden penelitian mencakup pelaku industri pariwisata, pemerintah daerah, seniman, dan wisatawan yang pernah mengunjungi JFC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JFC memberikan pengaruh signifikan dan positif dalam membentuk dan meningkatkan citra Kota Jember. JFC telah berhasil mengubah persepsi masyarakat dari sekadar kota kecil menjadi destinasi yang dinamis dan inovatif. Selain itu, JFC juga berperan sebagai daya tarik utama yang mempromosikan kekayaan budaya lokal Jember, seperti motif batik dan tarian tradisional, melalui interpretasi yang modern dan spektakuler. Namun, ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi, seperti isu keberlanjutan event, pengelolaan sampah, dan optimalisasi partisipasi masyarakat lokal di luar industri pariwisata. Kesimpulannya, JFC memiliki peran strategis sebagai modal budaya yang efektif dalam membangun citra Kota Jember. Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, komunitas, dan pihak swasta untuk mengembangkan JFC menjadi event yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Referensi
Chandra Ayu. “Jember Fashion Carnaval ( JFC ).” MUDRA Jurnal Seni Budaya 3, no. Seni dan Budaya (2017): 262–274.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember. Laporan Tahunan Jumlah Kunjungan Wisatawan 2024. Jember: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember, 2024.
Jember Fashion Carnival. "About Us." Diakses 20 September 2025. https://www.jemberfashioncarnival.com/
Maulana Nusanfa, Dipa, Alfandi Diky Firmansyah, Ahmad Tubagus, Hilmil Karomi, and Ilfiana Firzaq Arifin. “Analisis Dampak Adanya Jember Fashion Carnaval Terhadap Umkm Jember.” Jurnal Pemikiran Dan Kajian Pendidikan 8, no. 7 (2024): 85–89.
Nanto, Dwi. "Jember Fashion Carnival sebagai Strategi Pemasaran Destinasi." Jurnal Pariwisata Budaya 5, no. 1 (2020): 25-30.
Nurjanah, Siti. "Jember Fashion Carnival sebagai Sinkretisme Budaya Lokal dan Global." Jurnal Studi Budaya Indonesia 12, no. 1 (2023): 45. Proborini,
Santoso, Rudi. "Strategi Jember Fashion Carnival dalam Menghadapi Kejenuhan Pasar." Jurnal Manajemen Pariwisata 7, no. 2 (2023): 112.
Saptorini, Endah. "Modal Budaya dalam Fenomena Jember Fashion Carnival." Jurnal Sosiologi Budaya 8, no. 1 (2022): 56.
Sari, Puspita, dan Ahmad Gunawan. "Pengaruh Citra Afektif Jember Fashion Carnival terhadap Niat Kunjungan Wisatawan." Jurnal Pariwisata Indonesia 15, no. 3 (2024): 67.


.png)










