RESEPSI AL-QUR’AN PADA TRADISI REBO WEKASAN (Analisis Praktik Dzikir dan Shalat Li Daf’i Al-Bala’ di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor)
Abstract
Penelitian ini mengkaji bagaimana Al-Qur'an diterima dan diimplementasikan dalam tradisi Rebo Wekasan, khususnya melalui praktik dzikir dan shalat li daf'il bala' yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya tradisi Rebo Wekasan dalam budaya lokal masyarakat Megamendung dan bagaimana tradisi ini menjadi media untuk mengekspresikan keagamaan dan spiritualitas mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dzikir dan shalat li daf'il bala' pada tradisi Rebo Wekasan memiliki makna simbolis yang mendalam bagi masyarakat Megamendung. Praktik ini dianggap sebagai upaya untuk memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT, serta sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi berbagai ancaman dan marabahaya. Selain itu, penelitian ini menemukan adanya dinamika perubahan dan adaptasi dalam pelaksanaan tradisi ini, seiring dengan pengaruh modernisasi dan globalisasi. Menyimpulkan bahwa resepsi Al-Qur'an dalam tradisi Rebo Wekasan di Kecamatan Megamendung merupakan manifestasi dari integrasi antara nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal. Praktik dzikir dan shalat li daf'il bala' tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat ikatan sosial dan identitas budaya masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara agama dan budaya dalam konteks lokal
References
Abdurrahman, S. (2023a). Amalan dan Doa Rebo Wekasan. Www.Nu.or.Id. https://www.nu.or.id/nasional/amalan-dan-doa-rebo-wekasan-at5a5
Abdurrahman, S. (2023b). Amalan dan Doa Rebo Wekasan. Www.Nu.or.Id. https://www.nu.or.id/nasional/amalan-dan-doa-rebo-wekasan-at5a5
Amin, D. (2000). Islam dan kebudayaan Jawa. Yogyakarta: Gama Media, 83.
As-Suyuthi, J., & Al-Mahalli, J. (2003). Tafsir jalalain. Surabaya: Imaratullah.
Duski, I. (2019). Al-QawaId Al-Fiqhiyah (Kaidah-Kaidah Fiqih). Cv. Amanah.
Farida, U. (2019). Rebo Wekasan Menurut Perspektif Kh. Abdul Hamid Dalam Kanz Al-Najāḥ Wa Al-Surūr. Jurnal Theologia, 30(2), 267–290.
Fawzi, R. (2018). Aplikasi Kaidah Fikih العادة محكمة Dalam Bidang Muamalah. Amwaluna: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 2(1), 147–167.
Herusatoto, B. (2000). Simbolisme dalam budaya Jawa.
Hidayat, K., Wong, A., & Ali. (2012). Agama punya seribu nyawa. Noura Books.
Merdeka.com. (2014). Tahun Baru 2014, Mitos Rebo Wekasan bagi masyarakat jawa. Www.Merdeka.Com. https://www.merdeka.com/peristiwa/tahun-baru-2014-mitos-rebo-wekasan-bagi-masyarakat-jawa.html
Qazwiniy, A. Z. Al. (1980). Ajaib Al-Makhluqat. Al-haramain. https://cudl.lib.cam.ac.uk/view/MS-NN-00003-00074/8
Quds, S. A. H. bin M. A. (2009). Kanzun Najah was-Surur. Darul Hawi.
RI, K. A. (2012). Al-Qur’an dan Tafsirnya. PT Sinergi Pustaka Indonesia.
RI, K. A. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya Edisi Penyempurnaan 2019 (1st ed.). Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. https://archive.org/details/al-quran-kemenag-edisi-penyempurnaan-2019/page/n883/mode/2up
Shibab, M. Q. (2012). Tafsir al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Alquran (1st ed.). Lentera Hati. https://opac.ut.ac.id/detail-opac?id=31975
Tashadi, G. N. (1993). Jumeiri, Upacara Tradisional Sarapan daerah Wonolelo Yogyakarta. Departemen P dan K Proyek Penelitian, Pengkaji dan Pembinaan Nilai-nilai ….
Thanthawi, M. S. (2013). Ulumul Qur’an Teori Dan Metodologi. Jogjakarta: IRCiSoD.
Yusup, E. (n.d.). Wawancara tentang Praktek Kegiatan Tradisi Rebo Wekasan.




.png)
