English Meeting Club For Young Learner Di Desa Padaelo

  • Nurul Aulia Pratiwi Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
  • Suriyati Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
  • St. Rahmaniah Bahrun IAI Muhammadiyah Sinjai
  • Irwin Hidayat IAI Muhammadiyah Sinjai
Keywords: Bahasa Inggris, Pengabdian Masyarakat, Anak-Anak

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris yang tidak dimasukkan kedalam mata pelajaran pilihan di sekolah dasar membuat kemampuan anak-anak dalam berbahasa Inggris rendah, disamping itu keadaan ekonomi orang tua anak-anak yang ada di Desa ini tergolong sulit, sehingga anak-anak tidak dapat mengenyam pendidikan non formal seperti kursus, oleh karenanya pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh peserta KKNP dengan menhadirkan kursus bahasa Inggris gratis. Metode pelaksanaan kursus bahasa inggris graatis yang bertajuk english meeting club for young learner di Desa Padaelo ini menggunakan berbagai metode pengajaran seperti Total Physical Response (TPR), The Reading Method, Teaching english by using song and games, yang dibantu dengan media pembelajaran berupa ATK, Laptop, dan Sound System. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat ketelampilan anak-anak dalam berbahasa Inggris meningkat setelah melaksanakan kursus gratis ini, yang sebelumnya pada pre-test yang dilakukan hanya menunjukkan rata-rata pada angka 63, namun pada post-test nya, menunjukkan hasil yang signifikan dengan perolehan angka dirata-rata 87.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewi Rosaria, H. N. (2017). Bimbingan Belajar Bahasa Inggris bagi Anak Usia Sekolah Dasar (6-12 tahun) di Desa Semangat Dalam RT 31 handil Bhakti. Jurnal Al- Ikhlas, 2(2), 14–19.

Donuata, P. B. (2019). Efektivitas Pemberian Pre Test dan Post Test Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Fisika Siswa. CHEMUR, 2(1).

Enrol. (2015). The Importance Of Creating An English Club For Esl Students. https://blog.enroll.com/post/the-importance-of-creating-an-english-club-for-eslstudents

Espinosa, L. M. (2013). Challenging Common Myths About Dual Language Learners. Policy to Action Brief, 10 (August), 1–26.

Ewens,Thomas.(2014).EnglishClub.BritishCouncil.BBC.https://www.teachingenglish.org.uk/article/e nglish-clubs?_ga=2.24299315.844101182.1534050167-1043757539.1534050167

Jazuly, A. (2016). Peran Bahasa Inggris Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Dompet Dhuafa, 6(1), 33–40.

m, M. (2015). Establishing English-Indonesian Bilinguals in Indonesia: From Theory To Practice. RA Journal Of Applied Research, 1(10), 365–374. https://doi.org/10.18535/rajar/v1i10.01

Redding, S. (2014). Personal Competency: A Framework for Building Students’ Capacity to Learn. 40 Spoken English Practice. (2015). How To Start And Run An English Speaking Club Effectively Wahyuni, Sri dan Ibrahim, A. Syakur (2012). Asesmen Pembelajaran Bahasa. Bandung:Refika

Aditama

Published
2022-07-22
How to Cite
Pratiwi, N. A., Suriyati, St. Rahmaniah Bahrun, & Irwin Hidayat. (2022). English Meeting Club For Young Learner Di Desa Padaelo. PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 19-23. https://doi.org/10.47435/pendimas.v1i1.1021