URGENSI KONSEP DAKWAH KONTEMPORER BAGI PENDAKWAH DALAM MERESPON SITUASI PANDEMI COVID-19

  • Hikmi Rahmiati UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Abstract

Masa pandemi yang ditandai dengan hadirnya Covid-19 menjadikan ketidakstabilan tatanan kehidupan masyarakat, termasuk dalam kegiatan berdakwah. Sehingga kegiatan dakwah yang biasanya dilakukan dengan cara berkumpul dan berkerumun menjadi semakin terbatas. Maka dari itu, para pendakwah dituntut untuk melakukan inovasi dalam setiap kegiatan dakwahnya. Salah satu model dakwah yang dapat digunakan untuk merespon efektif dan efisiennya ruang, waktu dan biaya di masa pandemi Covid-19 adalah model dakwah kontemporer. Peneliti mengambil dua tokoh, yakni Sokhi Huda dan Fahrurrozi dalam menjelaskan konsep dakwah kontemporer. Dari penjelasan kedua tokoh tersebut, akan dikorelasikan dengan situasi pandemi covid-19 yang sedang melanda saat ini. Sehingga akan terlihat urgensi konsep dakwah kontemporer bagi para pendakwah dalam situasi pandemi covid-19. Metode penelitiannya menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif dengan strategi studi pustaka (library research). Sumber data penelitian berasal dari dua tokoh yang menjelaskan konsep dakwah kontemporer, yakni Sokhi Huda dan Fahrurrozi serta berbagai referensi yang berkaitan dengan konsep dakwah kontemporer. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang menyatakan pada tiga metode analisis data, yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini, yakni: Pertama, konsep dakwah kontemporer Sokhi Huda terbagi menjadi dua kerangka utama, yakni kerangka filosofis dan kerangka metodis. Kedua, konsep dakwah kontemporer Fahrurrozi terbagi menjadi tiga elemen sentral, yakni dai kontemporer, materi dakwah kontemporer dan media kontemporer. Ketiga, urgensi konsep dakwah kontemporer dari dua tokoh, yakni Sokhi Huda dan Fahrurrozi dalam merespon situasi pandemi covid-19 memuat tiga hal, yakni: kualitas dai kontemporer yang memaknai dakwah sebagai amanat dari Tuhan dengan segala situasi dan kondisi yang menyertai, materi dakwah kontemporer dimaknai sebagai pengkombinasian antara pesan agama dan pesan kesehatan, dan media dakwah kontemporer dimaknai sebagai pemanfaatan ruang virtual secara masif.

References

Abdullah. (2015). Ilmu Dakwah: Kajian Ontologi, Epistemologi, dan Aplikasi Dakwah. Bandung: Citra Pustaka Media.
Achfandy, Mochammad Irfan. (2020). Aktualisasi Dakwah Transformatif di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Abdimas ADPI Sosial dan Humaniora 1(1), 1-12.
Aeni, Nurul. (2021). Pandemi Covid-19: Dampak Kesehatan, Ekonomi & Sosial. Jurnal Litbang 17(1), 17-34. http://ejurnal-litbang.patikab.go.id.
Aji, Rizqon Halal Syah. (2020). Dampak Covid-19 pada Pendidikan di Indonesia. Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i 7(5), 395-402. doi: 10.15408/sjsbs.v7i5.15314.
Alam, Sarah Oktaviani. (2022). Sebaran 8.077 Kasus COVID-19 RI 27 Januari: DKI Tertinggi 4.149, Jabar 1.744. Detik.com, 27 Januari, 2022.
Amin, H. Misbahuddin. (2020). Dakwah Kultural menurut Perspektif Pendidikan Islam. Atta’dib: Jurnal Pendidikan Islam 1(2), 71-84.
Arifin, Anwar. (2011). Dakwah Kontemporer Sebuah Studi Komunikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Aslamiyah, Suaibatul dan Nurhayati. (2021). Dampak Covid-19 terhadap Perubahan Psikologis, Sosial dan Ekonomi Pasien Covid-19 di Kelurahan Dendang, Langkat, Sumatera Utara. Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat 1(1), 56-69.
Fahrurrozi. (2017). Model-Model Dakwah Kontemporer (Strategi Merestorasi Umat Menuju Moderasi dan Deradikalisasi). NTB: LP2M UIN Mataram.
Ghozali, M. Ikhsan. (2017). Peranan Da’i dalam Mengatasi Problem Dakwah Kontemporer. Mawa’izh: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan 8(2), 293-307.
Hadi, Alma’a Chintya. (2020). Dinamika Beragama Masyarakat pada Masa Pandemik Covid-19 Menuju Kenormalan Baru di Desa Ploso Ngawi. Religi: Jurnal Studi Agama-Agama 16(2), 188-207. https://doi.org/10.14421/rejusta.2020.1602-04.
Halimi, Safrodin. (2008). Etika Dakwah dalam Perspektif Al-Qur’an, antara Idealitas Qur’ani dan Realitas Sosial. Semarang: Walisongo Press.
Hidayati, Di Ajeng Laily dan Reza Pahlevi. (2020). Dakwah di Tengah Pandemi (Studi terhadap Respon Dai di Media Sosial). Jurnal Lentera 4(2), 170-186. doi: https://doi.org/10.21093/lentera.v4i2.3124.
Huda, Muhammad Misbahul. (2020). Metode Dakwah-Politik Kiai Ahmad Fauzan di Kabupaten Jepara. Jurnal Ilmu Dakwah 21(2), 141-154.
Huda, Sokhi. (2008). Menggagas Sketsa Konsep Dakwah Kontemporer (Perspektif Historis-Paradigmatik). UIN Sunan Ampel, Surabaya, 2008. researchgate.net/publication.
Husaini, Murtadha. (2011). Kode Etik Mubalig Tuntunan Dakwah secara Islam. Jakarta: Citra.
Mas’udi. (2021). Dakwah Kontemporer dalam Bingkai Dakwahtainment (Kajian Popularitas Instan Pelaku Dakwahtainment). At-Tabyir: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam 4(2), 323-338.
Miles, Matthew B and A Michael Huberman. (1994). An Expanded Sourcebook: Qualitative Data Analysis. London: SAGE Publications.
Muhaemin, E. (2017). Dakwah Digital Akademisi Dakwah. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies 11(2), 341-356.
Nuryani, Ali dan Samsun. (2019). Konsep Dakwah Kultural Nahdlatul Ulama. Al-Idza’ah: Jurnal Dakwah dan Komunikasi 1(2), 23-42.
P, Abd. Rahman. (2013). Media Cetak Sebagai Media Dakwah Kontemporer. Jurnal PILAR 2(2), 208-238.
Pribadi, Sarli Amri Teguh dan Adi Fahruddin. (2021). Strategi Dakwah Pengajian Islam dalam Suasana Pandemi Covid-19. Jurnal Tahdzibi: Manajemen Pendidikan Islam 6(1), 39-46.
Samsu. (2017). Metode Penelitian (Teori dan Aplikasi Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Mixed Methods, serta Research & Development). Jambi: Pusaka Jambi.
Setyowati dan Cahya. (2020). Peran Dakwah Daring untuk Menjaga Solidaritas Sosial di Masa Pandemi Covid-19. Academic Journal of Multidisciplinary Studies 4(2), 295-390.
Syahruddin. (2020). Kontribusi Dakwah Struktural dan Dakwah Kultural dalam Pembangunan Kota Palopo. Jurnal Lentera 4(1), 61-80.
Published
2022-04-30
How to Cite
Hikmi Rahmiati. (2022). URGENSI KONSEP DAKWAH KONTEMPORER BAGI PENDAKWAH DALAM MERESPON SITUASI PANDEMI COVID-19. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim Dan Bimbingan Rohani, 8(1), 13-26. https://doi.org/10.47435/mimbar.v8i1.863