PENGARUH KEHILANGAN ORANG TUA TERHADAP KONDISI PSIKOLOGIS ANAK DI DESA SAOHIRING KEC. SINJAI TENGAH KABUPATEN SINJAI

  • Nurhayati Nurhayati Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
  • Burhanuddin Buhanuddin Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
  • Suriyati suriyati IAIM Sinjai
  • Muh. Anis Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui apakah kehilangan orang tua mempengaruhi status mental anak diiDesa Saohiring Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan uji regresi sederhana untuk mengetahui apakah kehilangan orang tua mempengaruhi kesehatan mental anak. Penelitian ini mengambil sampel 25 anak gangguan jiwa yang kehilangan orang tuanya di Desa Saohiring, dan menggunakan kuesioner dan dokumen kepada responden. Data kuesioner dihitung dengan penggunaan alat perhitungan statistic yaitu SPSS versi 25. Dari Hasil penelitian yang menggambarkan bahwa dampak orang tua yang berduka terhadap status mental anak di Desa Saohiring Kecamatan Sinjai Teangan. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana yang dilakukan sebagai bagian dari program SPSS 25, hasil survei responden terhadap anak yatim di Desa Saohiring, Kecamatan Sinjai Tengah, terdiri dari 25 anak, 12 di antaranya perempuan, dan13 pria, total 25. Diketahui bahwa apabila t hitung > tabel maka Ha diterima dan Ho ditolak, dan jika thitung < tabel maka Ha ditolak dan Ho diterima. Berdasarkan tabel koefisien, t hitung -2,397 > ttabel 1,714, tingkat signifikansi tabel ANOVA adalah 0,025< 0,05, dan tabel ringkasan model menganggap variabel kehilangan orang tua ( X ) memiliki dampak 20,0% terhadap berbagai keadaan psikologis anak di Desa Saohiring (Y), Kecamatan Sinjai Tengah

References

Adina fitria s, dkk. (2013). “grief pada remaja akibat kehilangan orang tua secara mendadak “, Skripsi psikologi ilmu pendidikan, semarang: universitas negeri semarang. h. 8.
Damayanti, E., Nuryamin, N., Hamsah, F., & Suryati, S. (2021). HAKIKAT MANUSIA (PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM). Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan, 13(1), 38-48.
Gunarsa, S. D. (2008). Psikologi perkembangan anak dan remaja. BPK Gunung Mulia.
Hidayat, K. (2002). Psikologi Agama; Menjadikan Hidup Lebih Ramah dan Santun. Jakarta: Hikmah.
Departemen Agama RI. (2009) Al Qur'an dan Terjemahnya
Hapsari. A. (2021). Apa yang Terjadi Jika Anak Dibesarkan Tanpa Ayah. Diakses tanggal 24 Februari 2021, dari https://hellosehat.com/parenting/remaja/apa-yang-terjadi-jika-anak-dibesarkan-tanpa-ayah/ tanggal 5 desember.
Hendri. (2019). Peran Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Konsep Diri Pada Anak. Jurnal At-Taujih Bimbingan Dan Konseling Islam, Vol. 2. Nomor 2, Juli-Desember.
Martono. N. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi Dan Analisis Data Sekunder. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Nurliani. (2016). Studi Psikologi Pendidikan, Jurnal As-Salam, Vol. 1, Nomor 2, September-Desember.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suzanna. (2018). Makna Kehilangan Orang Tua Bagi Remaja Di Panti Sosial Bina Remaja Indralaya Sumatera Selatan: Studi Fenomenologi. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan , Vol.3. Nomor 1, Juni.
Published
2022-09-30
How to Cite
Nurhayati, N., Buhanuddin, B., suriyati, S., & Anis, M. (2022). PENGARUH KEHILANGAN ORANG TUA TERHADAP KONDISI PSIKOLOGIS ANAK DI DESA SAOHIRING KEC. SINJAI TENGAH KABUPATEN SINJAI. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim Dan Bimbingan Rohani, 8(2), 45-51. https://doi.org/10.47435/mimbar.v8i2.1202

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>