HAKIKAT MANUSIA (PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM)
Abstract
Artikel ini bertujuan untuk menguraikan hakikat manusia menurut filsafat pendidikan Islam agar mendapatkan gambaran tentang hakikat manusia. Penelitian kualitatif jenis penelitian kepustakaan ini memiliki sumber utama dari buku, jurnal dan artikel ilmiah lainnya. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis konten untuk memudahkan penulis menyaring ide pokok dari berbagai sumber yang ada untuk dinarasikan ke dalam fokus kajian. Hasil temuan dalam artikel ini: (1) istilah yang digunakan dalam al-Qur’an dalam menyebut manusia yakni al-Insan (merujuk pada manusia yang memiliki keistimewaan dan potensi), al-Basyar (merujuk pada manusia sebagai mahluk biologis), dan al-Nas (merujuk pada manusia sebagai mahluk sosial); (2) Pandangan para tokoh terhadap hakikat manusia berbeda-beda namun esensinya sama yakni manusia sebagai mahluk yang memiliki potensi yang berbeda dengan mahluk Allah lainnya; (3) manusia disebut sebagai ahsan al- taqwin yang menempatkan manusia pada posisi yang stategis yakni sebagai hamba Allah dan sebagai khalifah Allah. Oleh karena itu, semestinya manusia berusaha menemukan hakikat dirinya agar menyadari betapa besar karunia Allah yang diberikan dalam wujud potensi agar manusia dapat menjalankan fungsinya secara optimal untuk beribadah dan untuk mengabdi kepada Allah swt.
Downloads
References
Afrida. (2018). Hakikat Manusia dalam Perspektif Al-Qur`an. Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum, 16(2) Diakses dari https://jurnal.fs.iainkerinci.ac.id/index.php/alqisthu/article/view/51.
Alim, A. S. (2019). Hakikat Manusia, Alam Semesta, dan Masyarakat dalam Konteks Pendidikan Islam. Jurnal Penelitian Keislaman, 15(2), 154–170. doi: 10.20414/jpk.v15i2.1760.
Arifin, M. (2008). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Aziz, A. (2013). Hakikat Manusia dan Potensi Ruhaninya dalam Pendidikan Islam: Sebuah Kajian Ontology. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 223–233. doi: 10.21274/taalum.2013.1.2.223-233.
Badaruddin, K. (2009). Filsafat Pendidikan Islam (Analisis Pemikiran Prof. Dr. Syed Muhammad Al-Naquib Al-Attas). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fuadi. (2013). Peran Akal Menurut Pandangan Al-Ghazali. Jurnal Substantia, 15(1).
Fuadi, A. (2016). Esensi Manusia dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyah, 23(2), 344–359. doi: 10.30829/tar.v23i2.103.
Hermawan, H. (2012). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.
Holilah, I. (2010). Hakikat Manusia Perspektif Islam: Tinjauan Filosofis. Adzikra, 1(2).
Irfan, S. (2007). Konsepsi Al-Qur’an Tentang Manusia. HUNAFA: Jurnal Studia Islamika, 4(3), 291–304. doi: 10.24239/jsi.v4i3.223.291-304.
Islamiyah. (2020). Manusi dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Terminologi al-Basyar, al-Insan dan al-Nas). Aspek Pemikiran Islam, 1(1), 44–60. doi: 10.35961/rsd.v1i1.126.
Izutsu, T. (2002). Ethico Religious Concepts in the Qur'an. Kanada: McGill Queen's University Press.
Khasinah, S. (2013). Hakikat Manusia Menurut Pandangan Islam dan Barat. Jurnal Ilmiah Didaktika, XIII(2), 296–317. doi: 10.22373/jid.v13i2.480.
Khobir, A. (2010). Hakikat Manusia dan Implikasinya dalam Proses Pendidikan (Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam). Forum Tarbiyah, 8(1). Diakses dari http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/forumtarbiyah/article/view/56.
Kholil, A. (2006). Manusia Di Muka Cermin Ibn.Arabi (Memahami Hakikat Manusia Dengan Kacamata.Ibn Arabi). Jurnal "el-Harakah, 8(3). doi: 10.18860/el.v8i3.4607.
Leaman, O. (1999). A Brief Introduction to Islamic Philosophy. Cambrigde: Polity Press
Mutahhari, M. (2005). Konsep Pendidikan Islami. Jakarta: Iqra Kurnia Gemilang.
Nuryamin. (2017). Kedudukan Manusia di Dunia (Perspektif Filsafat Pendidikan Islam). Jurnal Al-Ta’dib, 10(1), 127–144. doi: 10.31332/atdb.v10i1.556.
Prayitno. (2009). Teori Dasar dan Praksis Pendidikan. Jakarta: Kompas Gramedia.
Ramayulis. (2008). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.
Rahman, F. (2009). Major Themes of the Qur'an. London: The University of Chicago Press
Rakhmat, J. (2006). Islam dan Pluralisme: Akhlak Quran Menyikapi Perbedaan. Jakarta: Serambi Ilmu
Rizal, D. A. (2020). Konsep Manusia Sempurna Menurut Friedrich Williams Nietzsche Dan Ibnu Arabi: Sebuah Analisa Komparatif. Refleksi: Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam, 20(1). doi: 10.14421/ref.2020.2001-05.
Sada, H. J. (2016). Manusia dalam Perspsektif Agama Islam. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 129–142. doi: 10.24042/atjpi.v7i1.1498.
Sadulloh, U. (2009). Pengantar Filsafat Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Siregar, E. (2017). Hakikat Manusia (Tela’ah Istilah Manusia Versi Al-Qur’an dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam). Majalah Ilmu Pengetahuan Dan Pemikiran Keagamaan Tajdid, 20(2), 44–60. doi: 10.15548/tajdid.v20i2.79.
Susanti, S. E. (2020). Epistemologi Manusia Sebagai Khalifah di Alam Semesta. Humanistika, 6(1), 85–99. doi: 10.36835/humanistika.v6i1.321.
Susanto. (2009). Pemikiran Pendidikan Islam. Jakarta: Sinar Grafika Offset.
Syafei, I. (2013). Hakikat Manusia Menurut Islam. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(1), 743–756. doi: 10.15575/psy.v6i1.2132.
Copyright Notice

Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










