PENGEMBANGAN KULTUR SEKOLAH PADA MASA TRANSISI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MUHAMMADIYAH SINJAI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perkembangan dan pengembangan kultur
sekolah di SMK Muhammadiyah Sinjai, yang secara khusus meliputi: (1) pengaruh
pengembangan berbagai kelompok SMK dalam satu sekolah terhadap pengembangan kultur
sekolah, (2) kultur sekolah yang berkembang, dan (3) peran kepala sekolah, guru, karyawan,
siswa, dan stakeholder dalam mengembangkan kultur sekolah pada masa transisi.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian
dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan kepala
sekolah, guru, siswa dan masyarakat sebagai stakeholder sekolah. Analisis data dilakukan
menggunakan Interactive Model dengan tahapan pengumpulan data, melakukan reduksi
data kemudian display data dan hasilnya diformulasikan untuk mendapatkan kesimpulan:
(1) Pengaruh perkembangan berbagai kelompok SMK dalam satu sekolah terhadap
perkembangan kultur sekolah di SMK Muhammadiyah Kabupaten Sinjai, menimbulkan
perubahan situasi terkait dengan penanganan perilaku siswa. Faktor berpengaruh dalam
perkembangan kultur sekolah ini terpengaruh oleh 5 hal yaitu : a) perubahan jenis sekolah.;
b) penambahan gedung dan kelas mitra yang tersebar di Desa Aska Kecamatan Sinjai
Selatan dan Kecamatan Sinjai Tengah; c) perubahan jumlah siswa dari mayotitas
perempuan ke mayoritas laki-laki; d) perkembangan psikologis pertumbuhan; e) Letak
geografis sekolah; (2) Pada masa transisi sekolah mengalami masa-masa sulit yang
menyebabkan situasi sekolah menjadi kurang baik diantaranya citra sekolah yang kurang
baik, jumlah peminat yang turun, dan kepedulian dan sikap disiplin yang rendah. Untuk
mengatasi hal tersebut dilakukan upaya perbaikan dengan mengembangkan kultur. Hasil
dari upaya pengembangan kultur ternyata berpengaruh baik terhadap perkembangan
perilaku siswa dan juga penyelenggara pendidikan di sekolah; (3) Pengembangan kultur
sekolah yang dilakukan, sedikit demi sedikit sudah mulai dirasakan hasilnya di SMK
Muhammadiyah Kabupaten Sinjai. Hal ini tercermin dalam kondisi sehari-hari yang mulai
kondusif.Keberhasilan ini berkat peran masing-masing warga sekolah sesuain dengan porsi
dan kedudukan disekolah.
Downloads
References
penelitian kualitatif. Jakarta: Pustaka Jaya,
Herminarto Sofyan. 2005. Pengembangan kultur sekolah. Yogyakarta: Program Pascasarjana
Universitas Negeri Yogyakarta
Hamidi, 2005.Metode penelitian kualitatif: Aplikasi praktis pembuatan proposal dan laporan
penelitian. Malang: UMM Press,
Iman Hilman. (23 Nopember 2002). Sekolah berorientasi pelanggan. Kompas. Diambil
tanggal 10 Oktober 2005 http://www.kompas.cetak/0211/23/dikbud/687.htm
Peterson, K. 1999. shaping school culture.(San Fransisco: Apple Learning Exchange.
Siti Sumarni. (21 maret 2005).Membangun kultur sekolah. Pikiran Rakyat. Diambil tanggal
10 Oktober 2005.
Suharsimi Arikunto, 1999. Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktek (4thed), Jakarta:
Rineka Cipta.
Copyright Notice

Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










