Langkah Spiritual: Pendekatan Metodologis Menuju Puncak Capaian Sufistik

  • A. Nurhidayah Br Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • Darussalam Syamsuddin Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
Keywords: Spiritual Path, Methodological, Pinnacle of Sufism

Abstract

This study aims to analyze of Sufism as a methodological approach to achieving the pinnacle of spiritual attainment. A library research approach was employed, utilizing descriptive, interpretative, and analytical methods. Data were sourced from primary references, including books and Sufi literature, as well as secondary sources like relevant journal articles. The analysis focuses on applying Sufi concepts to guide individuals toward inner peace and closeness to God. The findings show that the Sufi stages of takhalli, tahalli, and tajalli are key to the spiritual journey. Spiritual practices such as dhikr, muraqabah, suluk, riyadhah, and tafakur play a central role in this process, not only cleansing the heart of negative traits but also instilling noble values like justice, divine love, and patience. The ultimate achievements of Sufism-mahabbah (love for God) and ma’rifah (knowledge of God)-bring individuals to the highest level of spiritual closeness. In the modern era, Sufism offers a holistic approach to addressing the pressures of materialistic life while fostering inner tranquility through divine connection. This study highlights the universal significance of Sufi teachings as a guide for human spiritual development.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achadi, M. W. (2016). Relevansi Dakwah Sufistik Imam Ghazali Bagi Masyarakat Indonesia. Mawa’Izh: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 7(1), 125–149. https://doi.org/10.32923/maw.v7i1.608

Ahmad, M. (2020). Muraqabah dan Ihsan dalam Tradisi Tasawuf. Jurnal Tasawuf Dan Psikoterapi, 15(2), 77–89.

Aini Qolbiyah, Munzir Hitami, K. M. Y. (2023). Potensi Manusia Dalam Perspektif Al-Quran. Jurnal Literasiologi, 9(1), 19. https://doi.org/https://doi.org/10.47783/literasiologi.v9i1.466.e

Al-Gazali. (2019). Ihya Ulumuddin: Bab Dzikir dan Doa. Terjemahan oleh Mukti Ali. Pustaka Hidayah.

Al-Muhasibi. (2018). Kitab Al-Ri’ayah li Huquqillah. Terjemahan oleh Abdullatif Hasyim. Pustaka Ilmu.

Asnawiyah. (2014). Maqam dan Ahwal: Makna dan Hakikatnya dalam Pendakian Menuju Tuhan. , Vol. 16 (1), hal. 79-86. Substantia, 16(1), h. 79-86.

Baharuddin, H. (2016). Pembaruan Pendidikan Islam Azyumardi Azra: Melacak Latar Belakang Argumentasinya. Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 16(2), 196–204. https://doi.org/10.24252/lp.2013v16n2a7

Damanhuri, Yacub, J., Permatasari, E., & Hidayat, R. (2022). Maqomat dan Akhwal serta Relevansinya dalam Kehidupan. Al Wathan: Jurnal Studi Keislaman, 3(02), 61–79.

Daulay, H. P., Dahlan, Z., & Lubis, C. A. (2021). Takhalli, Tahalli dan Tajalli. Jurnal Pendidikan Dan Dakwah, 3(3), 348–365.

Hasan, I. (2014). Tasawuf Jalan Rumpil Menuju Tuhan”, , Vol.1(1), 2014, h.146-163. An-Nuha, 1(1), 146–163.

Hasyim. (2020). Perspektif Metodologis Mengenai Puncak Capaian Sufistik. Dirasah Islamiyah: Jurnal Kajian Keislam, 2(1), 47–58.

Ida Faridatul Hasanah, F. (2020). Konsep Ajaran Tasawuf: Studi Perbandingan Pemikiran Al-Ghazali dan Rabi’ah Adawiyah. Jurnal Keislaman Dan Pendidikan, 13(2).

Iqbal Musthofa, Ida Afidah, N. S. M. S. (2022). Nilai-Nilai Spiritual Dalam Buku Menjadi Manusia, Menjadi Hamba Karya Fahruddin Faiz. Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication, 2(2), 132. https://doi.org/https://doi.org/10.29313/bcsibc.v2i2.4685.

Juliasti, E., Santalia, I., & Aderus, A. (2024). Puncak-Puncak Capaian Sufistik. 7, 1675–1681.

Muharmina, A., Daulay, H. P., & Dahlan, Z. (2022). Masuknya Ide-Ide Pembaharuan Pemikiran Islam ke Indonesia dan Pengaruhnya di Bidang Pendidikan, Sosial dan Politik. Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 1(1), 76–80. https://doi.org/10.57251/hij.v1i1.186

Mukhlis, M. (2024). Potensi Spiritual Manusia: Upgrading Transformasi Rohani Sebagai Rekontruksi Pemahaman Mendalam Berdasarkan Ajaran Islam. An-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman Dan Kemasyarakatan, 3(1), 21–34. https://doi.org/10.62196/nfs.v3i1.42

Munawir, A. (2022). Riyadhah dalam Tasawuf dan Manfaatnya bagi Kehidupan Modern. Jurnal Studi Islam, 10(1), 55–70.

Muvid, M. B. (2019). Pendidikan Tasawuf: Sebuah Kerangka Proses Pembelajaran Sufistik Ideal diEra Milineal. Pustaka Idea.

Nasution, H. (2003). Falsafah dan Mistisisme dalam Islam. Bulan Bintang.

Nasution, H. (2016). Falsafah dan Tasawuf Islam. Bulan Bintang.

Ni’am, S. (2014). Tasawuf Studies: Pengantar Belajar tasawuf.

Nurhayati, S. (2020). Tafakur dan Pengaruhnya terhadap Peningkatan Spiritualitas Seseorang. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 45–58.

Sugiyono. (2015). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Supriyadi, S., & Jannah, M. (2019). Pendidikan Karakter Dalam Tasawuf Modern Hamka Dan Tasawuf Transformatif Kontemporer. Halaqa: Islamic Education Journal, 3(2), 91–95. https://doi.org/10.21070/halaqa.v3i2.2725

Suteja, H. (2016). Sufisme Lokal: Mencari Akar Tradisi Tasawuf Indonesia. Cirebon Publishing.

Tangngareng, T. (2017). Puncak-Puncak Capaian Sufistik Perspektif Metodologi. Jurnal Aqidah Tasawuf, 3(1), 83–97.

Waskito, P. (2021). Relevansi Ajaran Tasawuf Bagi Kehidupan Muslim di Era Modern. El-Tarbawi, 14(1), 1–24. https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol14.iss1.art1

Yudi, D. T. N., & Halwati, U. (2024). Dakwah Sufistik Sebagai Penangkal Radikalisme. Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 3(2), 1–17. https://doi.org/10.47945/al-hikmah.v3i2.962

Published
2025-06-14
How to Cite
Br, A. N., & Syamsuddin, D. (2025). Langkah Spiritual: Pendekatan Metodologis Menuju Puncak Capaian Sufistik. Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan, 17(1), 1-11. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v17i1.3550