DAKWAH QUR’ANI DI TENGAH PUSARAN KORUPSI (Analisis Instrumen Penguatan Moralitas Umat)

  • Abdul Wahid STIE Tri Dharma Nusantara Makassar
Keywords: Dakwah Qur'ani; Korupsi; Moralitas Umat; Integritas; Analisis Instrumen.

Abstract

Praktik korupsi merupakan salah satu bentuk kejahatan luar biasa yang telah menggerogoti tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang merugikan masyarakat luas. Meskipun jauh sebelumnya Islam secara tegas melarang umatnya untuk melakukan perbuatan tersebut. Maraknya korupsi di tanah air menunjukkan adanya kesenjangan antara ajaran normatif agama dan realitas  kehidupan umat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dakwah Qur'ani yang efektif dalam upaya penguatan moralitas masyarakat di tengah pusaran korupsi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi untuk menganalisis ayat-ayat al-Qur'an yang relevan dengan nilai-nilai integritas, kejujuran dan keadilan, serta implementasinya dalam konteks dakwah saat ini dan mendatang. Data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka dan analisis mendalam terhadap model-model dakwah yang menekankan pembangunan karakter.Hasil penelitiaan  menunjukkan bahwa dakwah Qur'ani memiliki peran strategis dan urgen tidak hanya sebagai upaya preventif, tetapi juga dalam menanamkan rasa tanggungjawab sosial dan keimanan kepada Allah SWT. Instrumen efektif penguatan akhlak umat seperti: (1) Penekanan terhadap akibat dosa besar korupsi yang merusak tatanan kehidupan dan menghambat terkabulnya do’a. (2) Integrasi nilai-nilai antikorupsi (kejujuran, disiplin, tanggungjawab, keadilan, dan lainnya ke dalam materi dakwah melalui keteladanan para tokoh dan elit bangsa dan (3) Pemanfaatan media digital secara etis dan profesional untuk yang memuat pesan-pesan moral agama khususnya yang berkaitan mudharat praktik korupsi.Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan akhlak melalui dakwah Qur'ani tidak hanya memerlukan penegasan kembali secara normatif terkait prinsip-prinsip etika dalam Islam, namun lebih dari itu pengamalan nilai-nilai tersebut melalui alur struktural dan kultural yang efektif demi membentuk komitmen moral individu dan umat yang kuat.

References

Abdur Rafi', Abu Fida'., (2004). Terapi Penyakit Korupsi: Dengan Tazkiyatun Nafs, Republika, Jakarta.
Achmad, Baidawi., (2009). Upaya Guru IPS Dalam Menerapkan Dan Mengatasi Problem Pembelajaran Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Di MTs Yaspuri Malang, (Skripsi Sarjana Fakultas Tarbiyah UIN Malang).
Bogdan, R.C. and Biklen, S.K. (2007). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theory and Methods. 5th Edition, Allyn & Bacon, Boston.
Bungin, Burhan., (2003). Analisis Data Penelitian Kualitatif: Pemahaman Filosofis dan Metodologis ke Arah Penguasaan Model Aplikasi, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Evida, Erika., (2003). Korupsi di Indonesia: Masalah dan Solusinya, (USU Digital Library.
Ismail, A.Ilyas dan Hotman, Prio., (2011). Filsafat Dakwah Rekayasa Membangun Agama dan Peradaban, Perenada Media Group, Jakarta.
Muhadjir, Noeng., (1996). Metodologi Penelitian Kualitatif, Rake Sarasin, Yogyakarta.
Shihab, M. Quraish. (1996). Membumikan Al-Qur'an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan.
Wahid, Abdul., (2017). Transformasi Dakwah dalam Menjawab Tantangan Zaman di Era Multi Media, Ponorogo Jawa Timur.
Published
2025-12-31