PRINSIP KESEIMBANGAN ANTARA AL-‘USR (KESULITAN) DAN AL-YUSR (KEMUDAHAN) DALAM AL-QUR’AN; PEDOMAN BAGI MUSLIM DALAM MENYIKAPI KEHIDUPAN MODEREN

  • Muhammad Zulkarnain Mubhar Universitas Islam Ahmad Dahlan
  • Hawirah Hawirah Universitas Islam Ahmad Dahlan, Sinjai
  • Imam Zarkasyi Mubhar Universitas Islam Ahmad Dahlan, Sinjai
Keywords: al-‘usr–al-yusr, kemudahan, kesulitan, tafsir, Muslim modern, modernitas

Abstract

Penelitian ini berangkat dari realitas kehidupan Muslim modern yang semakin kompleks akibat tekanan teknologi, dinamika sosial, dan perubahan budaya yang cepat. Kondisi tersebut menuntut hadirnya fondasi nilai yang mampu menjaga keseimbangan mental, spiritual, dan sosial. Al-Qur’an menawarkan prinsip fundamental mengenai keseimbangan antara kesulitan (al-‘usr) dan kemudahan (al-yusr), sebagaimana ditegaskan dalam QS al-Insyirāḥ [94]: 5–6 serta ayat-ayat lain yang menekankan bahwa syariat diturunkan untuk menghadirkan kemudahan, bukan memberatkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep keseimbangan tersebut melalui pendekatan tafsir klasik, modern, dan kontemporer, sekaligus menjelaskan relevansinya bagi Muslim modern dalam merespons dinamika kehidupan masa kini. Rumusan masalah meliputi: (1) bagaimana konsep al-‘usr–al-yusr dipahami dalam khazanah tafsir; (2) bagaimana prinsip tersebut membentuk sikap mental, spiritual, dan sosial Muslim modern; dan (3) bagaimana penerapannya dapat menjadi pedoman praktis dalam menghadapi perubahan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip keseimbangan ini tidak hanya bersifat teologis, tetapi juga operasional. Ia membimbing Muslim untuk bersikap adaptif, resilien, dan berorientasi pada kemaslahatan di tengah tantangan modernitas, serta mampu mengubah kesulitan menjadi peluang pertumbuhan spiritual maupun sosial.

References

Abduh, M., & Rida, R. (1999). Tafsir al-Manar. Dar al-Kutub al-Misriyah.
Abu Zayd, N. H. (2006). Rethinking the Qur'an: Towards a humanistic hermeneutics. Routledge.
Abu-Rabi’, I. M. (2010). Contemporary Arab thought. Pluto Press.
Al-Baghawi. (1997). Ma‘alim al-Tanzil. Dar Tayyibah.
Al-Qaraḍāwī, Y. (1999). Fiqh al-yusr: Easiness in Islamic law. Dār al-Syurūq.
Al-Qaradawi, Y. (2010). Fiqh al-Wasatiyyah. Dar al-Shuruq.
Al-Qurthubi, M. (2003). Al-Jami‘ li Ahkam al-Qur’an (Vol. 24). Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Al-Razi, F. (2000). Mafatih al-Ghayb. Dar Ihya’ al-Turath.
Al-Tabari, M. (2001). Jami‘ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an. Muassasah al-Risalah.
Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. IIIT.
Bauman, Z. (2005). Liquid life. Polity Press.
Bauman, Z. (2013). Liquid modernity. Polity Press.
Beck, U. (1992). Risk society: Towards a new modernity. Sage Publications.
Esposito, J. L. (2018). Islam and the modern world. Oxford University Press.
Esposito, J. L. (2018). Islam and the modern world. Oxford University Press.
Ghazali, A. (2019). The spiritual cure in the age of anxiety. Darussalam.
Giddens, A. (1991). Modernity and self-identity. Stanford University Press.
Hadayatullah, M. F. (2022). Spiritual resilience in modern Muslim life. UIN Press.
Ibn ‘Ashur, M. T. (2014). Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir (Vol. 30). Dar Sahnun.
Ibn Kathīr, I. (2000). Tafsīr al-Qur’ān al-‘aẓīm. Dār Ṭayyibah.
Kamali, M. H. (2015). The middle path of moderation in Islam: The Qur’anic principle of wasatiyyah. Oxford University Press.
Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.
Nasr, S. H. (2010). Islam in the modern world. HarperOne.
_________. (2014). The essential Sophia: Spirituality in the modern age. Harper.
_________. (2015). The Study Quran. HarperOne.
Quṭb, S. (2003). Fī Ẓilāl al-Qur’ān. Dār al-Syurūq.
Rahman, F. (2009). Major themes of the Qur’an (2nd ed.). University of Chicago Press.
Ramadan, T. (2017). Radical Reform. Oxford University Press.
Roy, O. (2017). Secularism confronts Islam. Columbia University Press.
Seligman, M. E. P. (2018). Positive psychology: The science of flourishing. Oxford University Press.
Turkle, S. (2016). Reclaiming conversation: The power of talk in a digital age. Penguin Books.
Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Published
2025-12-31