ANALISIS NILAI-NILAI AL-QUR’AN DALAM PENGOBATAN MAJJAPPI-JAPPI DI DESA SALULEMO, KECAMATAN BAEBUNTA, KABUPATEN LUWU UTARA

  • Irfan Jaya Sakti Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir, IAIN Palopo
  • Halimah Basri Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muhsin Mahfudz Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ratnah Umar Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ahmad Taqiyuddin Takdir Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis nilai-niali Al-Qur’an yang hidup dalam praktik pengobatan tradisional majjappi-jappi di Desa Salulemo, Kec. Baebunta, Kab. Luwu Utara. Metode penelitian ini adalah field research yang disajikan secara dekriptif-kualitatif dengan menggunakan pendekatan ilmu tafsir dan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majjappi-jappi merupakan suatu metode pengobatan tradisional bugis yang bertujuan untuk meyembuhkan penyakit dengan cara berdo’a kepada Allah swt. Sehingga ilai-nilai Al-Qur’an yang termuat dalam metode pengobatan majjappi-jappi adalah nilai pengharapan melalui doa yang terinspirasi dari QS Gafir/40: 60 sebagai bentuk pengamalan maysyarakat Desa Salulemo dalam pengobatan majjappi-jappi dengan berdoa menggantungkan harapan terhadap kesembuhan pasien hanya kepada Allah swt., terdapat juga nilai bersaraah diri sepenuhnya (tawakkal) kepada Allah Swt. yang tergambar dalam  QS. Al-Ma’idah/5: 23, nilai ikhtiar yang terefleksi dalam QS. Al-Syu’ara’/26: 80 yakni adanya keseimbangan antara usaha manusia dan sikap pasrah kepada ketentuan Allah swt, dan terakhir terkandung nilai menjadikan Al-Qur’an sebagai penawar suatu penyakit (syifā’)sebagai bentuk ekspresi masyarakat Desa Salulemo terhadap QS. Al-Isra’/17: 82.

References

Al-’Asqalani, A. bin ’Ali bin H. (1993). Fath al-Bari’ Bisyarhi Sahi al-Bukhari. Dar al-Fikr.
Al-Bukhari, A. ’Abdullah M. bin I. (2002). Sahih al-Bukhari. Dar Ibnu Kasir.
Al-Jauziyah, I. Q. (2005). Mukhtasar al-Tibb al-Nabawi diterj. oleh Abu Umar Basyir dengan judul Metode Pengobatan Nabi. Pustaka Arafah.
Al-Jauziyah, I. Q. (2011). Rahasia Pengobatan Nabi saw. Mitrapress.
Al-Maragi, A. M. (n.d.). Tafsīr Al-Maragi. Dar al-Fikr.
Al-Naisaburi, A. al-H. M. ibn al-H. al-Q. (1992). Sahih Muslim. Dar al-Kitab.
Al-Razi, F. (1981). Mafatih al-Ghaib. Dar al-Fikr.
Al-Zarkasyi, B. al-D. M. bin ’Abdullah. (1980). Al-Burhan fi ’Ulum al-Qur’an. Dar al-Fikr.
Al-Zuhaili, W. (2009). Al-Tafsīr Al-Munīr Fi Al-’Aqīdat Al-Syarī’at Wa Al-Manhaj. Dar al-Fikr.
Amrullah, A. M. K. (2009). Tafsir Al-Azhar. Pustaka Nasional Pte Ltd.
Aulia, N. (2024). Integrating Islamic Values and Modern Medical Practices to Enhance Public Health in Muslim Communities. Averroes: Journal for Science and Religious Studies, 1(02), 123–134. https://doi.org/10.62446/averroes.010205
Fajar, D. A. (2019). Episstemologi Doa: Meluruskan, Memahamai, dan Mengamalkan. Nuansa Cendekia.
Febriani, N. A. (2021). Pajjappi (Mantra) Sebagai Pengobatan Tradisional Masyarakat Bugis Di Desa Bila. Aceh Anthropological Journal, 5(2), 176. https://doi.org/10.29103/aaj.v5i2.5626
Hamandia, Z. J. dan M. R. (2022). Konsep Doa dalam Al-Qur’an. Jurnal Komunikasi Islam Dan Kehumasan (JKPI), 6(1), 2003–2005.
Irsyad, M., Khirfatul Jannah, & Najmuddin Abd Shafa. (2024). Penggunaan Ayat al-Qur’an dalam Pengobatan Ruqyah Ustadz Supriandi di Desa Bontorannu Kajang Sulawesi Selatan. AL-AQWAM: Jurnal Studi Al-Quran Dan Tafsir, 3(1), 20–37. https://doi.org/10.58194/alaqwam.v3i1.1476
Iskandar, R. E. dan T. F. (2024). Implementasi Al-Qur’an dan Dampaknya terhadap Kualitas Hidup. Al-Mabhats: Jurnal Penelitian Sosial Agama, 9(1), 1–16.
Kasir, A. al-F. I. bin. (2004). Lubab al-Tafsir min Ibn Kasir. Pustaka Imam Syafi’i.
Kasir, A. al-F. M. bin. (1983). Tafsir al-Qur’an al-Azim. Dar al-Fikr.
M. Quraish Shihab. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan Dan Keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.
Manzur, I. (n.d.). Lisan al-’Arab. Dar al-Fikr.
Muhammad Yusuf Darasyiddin Asafa’a, D. (2024). Aspek Magis dalam Lingkup Resepsi Fungsional Al-Qur’an (Studi Kasus Tradisi Jappi-jappi di Kalangan Muslim Bugis Kendari). El-Maqsa: Tafsir, Hadis, Dan Teologi, 4(1), 62–75.
Mustaqim, A. (2007). Metode Penelitian Living Qur’an, Model Penelitian Kualitatif. TH. Press.
Nur, M. (n.d.). Pajjappi.
Rafiq, A. (2014). The Reception of the Qur’an in Indonesia: A Case Study of the Place of the Qur’an in a Non-Arabic Speaking Community.
Rahayu, N. A., Saputra, H., Hasapri, F. K. A., Nur, A. A., Istiqfarah, A., Rahayu, G., & Riswan, M. (2024). Persepsi Mahasiswa Farmasi Terhadap Pengobatan Tradisional Majappi-Jappi. Edu Sociata ( Jurnal Pendidikan Sosiologi), 7(1), 862–868. https://doi.org/10.33627/es.v7i1.2290
Rambe, S. M. D. dan M. H. (2022). Keselarasan Ikhtiar dan Tawakal dalam Membentuk Mental Positif. 07(01), 1–5.
RI, K. A. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahnya. PT. Lajnah Pentashihan.
Rizlah Maulizah, & Oman Fathurohman SW. (2024). Pengobataan Tibbun Nabawi Perspekif Al Islam Kemuhammadiyaan Dan Medis. An-Najat, 2(3), 43–51. https://doi.org/10.59841/an-najat.v2i3.1486
Rusdianto. (2025). Pajjappi (Tokoh Masyarakat).
Sulfiana, S., Manda, D., Mustafa, M., & Najamuddin, N. (2024). Analisis Terhadap Pengobatan Tradisional Majappi-Jappi Dalam Praktek Kesehatan Masyarakat Kabupaten Soppeng. Edu Sociata ( Jurnal Pendidikan Sosiologi), 7(1), 845–855. https://doi.org/10.33627/es.v7i1.2242
Suparman. (2025). Pajjappi (Tokoh Agama).
Symasuddin, S. (2007). Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis. Teras.
Tarding. (2025). Pajjappi (Tokoh Adat).
Yanggo, H. T. (2016). Al-Qur’an Sebagai Mukjizat Terbesar. MISYKAT: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Quran, Hadist, Syari’ah Dan Tarbiyah, 1(2), 1. https://doi.org/10.33511/misykat.v1n2.1
Zainal, Z., M, A., & Aj, A. A. (2022). Pajjappi dalam Pengobatan Tradisional Bugis di Desa Mattaropurae Kabupaten Bone. J-HEST Journal of Health Education Economics Science and Technology, 5(1), 71–76. https://doi.org/10.36339/jhest.v5i1.87
Published
2025-12-31