THE WISDOM AND SECRETS OF THE PROHIBITION OF ABORTION IN ISLAMIC LAW FROM THE PERSPECTIVE OF MAQASID SHARIA

  • Sri Karmila Dol STAIN Majene
  • Lomba Sultan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ahmad Musyahid Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • St. Hadijah Wahid Universitas Islam Ahmad Dahlan
Keywords: Aborsi, Hukum Islam, Maqāṣid al-Syarī‘ah, Kehidupan Janin, Hikmah Ilahiyah

Abstract

Pengharaman aborsi dalam hukum Islam tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga mencerminkan prinsip-prinsip filsafat hukum Islam yang mendalam. Artikel ini bertujuan mengeksplorasi hikmah dan rahasia di balik larangan aborsi dalam perspektif ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Kajian dilakukan dengan menelaah ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis-hadis sahih yang membahas tahapan penciptaan janin, waktu peniupan ruh, serta larangan membunuh jiwa secara tidak sah. Selain itu, artikel ini menggunakan pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah sebagai kerangka analisis utama, khususnya pada aspek perlindungan jiwa (ḥifẓ al-nafs) dan keturunan (ḥifẓ al-nasl) sebagai dua dari lima tujuan pokok syariat. Hasil kajian menunjukkan bahwa kehidupan janin memiliki nilai intrinsik yang wajib dilindungi sejak awal proses penciptaan hingga kelahiran. Aborsi tanpa alasan syar‘i yang kuat seperti kondisi darurat medis atau kehamilan akibat pemerkosaan merupakan pelanggaran terhadap nilai ketuhanan, tanggung jawab moral, dan prinsip keadilan syariah. Pendekatan normatif-filosofis yang digunakan menegaskan bahwa larangan aborsi tidak hanya berbasis pada hukum tekstual, tetapi juga merupakan ekspresi dari sistem hukum Islam yang etis, spiritual, transenden, dan berorientasi pada perlindungan kehidupan sebagai amanah ilahiyah. Dengan demikian, pengharaman aborsi dalam Islam harus dipahami secara kontekstual dan multidisipliner, mencakup dimensi medis, sosial, dan psikologis. Artikel ini merekomendasikan penerapan pendekatan maqāṣid secara lebih progresif dalam penetapan fatwa serta penyusunan kebijakan publik agar hukum Islam tetap relevan dan adaptif terhadap dinamika zaman tanpa kehilangan nilai substansialnya.

References

al-Ghazali, Abu Hamid. Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn. Beirut: Dar al-Ma‘rifah, 2004.
al-Qaradawi, Yusuf. Fiqh of Muslim Minorities: Priority of the Fiqh of Balance. London: Awakening Publications, 2003.
———. The Lawful and the Prohibited in Islam. Indianapolis: American Trust Publications, 2001.
al-Razi, Fakhruddin. Tafsīr al-Kabīr (Mafātīḥ al-Ghayb), Juz 23. Beirut: Dār al-Fikr, 2000.
al-Shatibi, Ibrahim. al-Muwāfaqāt fī Uṣūl al-Sharī‘ah. Edited by ‘Abdullah Diraz. Kairo: Dār al-Hadīth, 2004.
al-Zuhayli, Wahbah. al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuh, Jilid 7. Damaskus: Dār al-Fikr, 2003.
———. Uṣūl al-Fiqh al-Islāmī. Damaskus: Dār al-Fikr, 2002.
Auda, Jasser. Maqāṣid al-Sharī‘ah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: International Institute of Islamic Thought (IIIT), 2008.
———. Reclaiming the Maqāṣid al-Sharī‘ah in Islamic Discourse. London:
International Institute of Islamic Thought (IIIT), 2010.
Benzine, Rachid. “Islam dan Isu Reproduksi: Perspektif Maqasid.” Jurnal Studi Islam Kontemporer 19, no. 2 (2023): 203.
BKKBN. Angka Kehamilan Tidak Diinginkan pada Remaja di Indonesia. Diakses 3 Juli 2025. https://www.bkkbn.go.id.
CNN Indonesia. "Kasus Aborsi Darurat di NTB, Antara Nyawa Ibu dan Janin." 22 Juli 2023. https://www.cnnindonesia.com.
Dahlan, Abdul Aziz, ed. Ensiklopedi Hukum Islam. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve, 1996.
Hamid, Abdul Wahid. Islam: The Natural Way. London: MELS, 1993.
Hosen, Nadirsyah. “Indonesian Constitutional Court and Blasphemy Law: The Quest for Religious Harmony and Tolerance.” Journal of Law, Religion and State 1, no. 1 (2012): 93–105.
International Islamic Fiqh Academy (IIFA). Resolutions and Recommendations of the Council of the Islamic Fiqh Academy 1985–2000. Jeddah: IIFA, 2000.
Ibn Qayyim al-Jawziyyah. Tuhfah al-Mawdūd bi Ahkām al-Mawlūd. Kairo: Maktabah al-Maṭbū‘āt al-Islāmiyyah, 1991.
Ibn Qudamah al-Maqdisi. al-Mughnī, Juz 9. Beirut: Dār al-Fikr, 1997.
Jawa Pos. "Mahasiswi Nyaris Meninggal karena Aborsi Mandiri, RSUD Soetomo Tolak Tindakan." 7 Februari 2023. https://jawapos.com.
Kamali, Mohammad Hashim. Principles of Islamic Jurisprudence. Cambridge: Islamic Texts Society, 2003.
Komnas Perempuan. Catatan Tahunan 2024. Jakarta: Komnas Perempuan, 2024. https://komnasperempuan.go.id.
Lajnah al-Da’imah li al-Buhūth wa al-Iftā’. Fatāwā al-Lajnah ad-Dā’imah, Jilid 21. Riyadh: Riyadh House, 2003.
Majelis Ulama Indonesia (MUI). Fatwa No. 4 Tahun 2005 tentang Aborsi dalam Keadaan Darurat. Diakses 3 Juli 2025. https://mui.or.id.
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum: Edisi Revisi. Jakarta: Kencana, 2017.
Radar Jogja. "Kasus Aborsi Remaja Korban Perkosaan, RS dan Ulama Berikan Rekomendasi Darurat." 14 September 2022. https://radarjogja.jawapos.com.
Republika Online. "Kasus Kehamilan Anencephaly di Aceh: MUI dan Dokter Sepakati Jalan Tengah." 11 November 2023. https://republika.co.id.
Samsudin, A. “Aborsi dalam Perspektif Maqāṣid Syari‘ah dan Dampaknya terhadap
Perempuan.” Jurnal Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial 14, no. 2 (2020): 325–342.
Weeramantry, C.G. Islamic Jurisprudence: An International Perspective. London: Macmillan, 1988.
Yayasan Samsara. Laporan Tahunan Akses Kesehatan Reproduksi 2024. Yogyakarta: Samsara, 2024. https://samsara.or.id.
Published
2025-09-26