PEMIKIRAN DR. ZAKI NAJIB MAHMUD DALAM PERKEMBANGAN MODERN HUKUM ISLAM

  • Eril Eril Institut Agaman Islam Muhammadiyah Sinjai
  • Imam Zarkasyi Mubhar
  • St. Hadijah Wahid Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Keywords: Pemikiran, Dr. Zaki Najib Mahmud, Hukum Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemikiran Dr. Zaki Najib Mahmud dalam Hukum Islam, jenis penelitian ini studi pustaka (library research). data penelitian ini diperoleh dari beberapa kitab atau buku yang membahas tentang pemikiran-pemikiran Dr. Zaki Najib Mahmud dalam Hukum Islam. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Revolusi Pemikiran Dr. Zaki Najib Mahmud adalah dengan memandang sesuatu dengan sikap kritis. Tidak menerima begitu saja sebuah ide, sebaliknya juga tidak menolak begitu saja. Nalar positivisme logis semacam ini sangat mempengaruhi pandangannya tentang turats. Dr. Zaki Najib Mahmud melihat bahwa turats dipenuhi dengan hal-hal yang bersifat laa ma’qul dan yang ma’qul. Sisi ma’qul dari turats Islam yang lebih terbuka, dialogis, dan reformis ini masih minim perhatian. Nalar positivisme dalam memahami turats seperti yang dikembangkan oleh Dr. Zaki Najib Mahmud, berimplikasi terhadap perkembangan pemikiran di kalangan pesantren. Ide-ide positivistik mereka banyak tercerap oleh kalangan pesantren.

References

Ahmad Fadhil, Sinergi Agama dan Ilmu dalam Pemikiran Zaki Naji Mahmud, Jakarta: LESPISI, 2017.
Ghozi, Perspektif Zaki Najib MahMud tentang Ilmu dan Agama dalam Logika Positivisme, Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Volume 1 Nomor 1 Juni 2011.
Supriyanto, Turats dalam Pandangan Zaki Naguib Mahmud (1905-1993) (Implikasinya Pada Pemikiran Keislaman Di Pesantren Salaf Indonesia), JPA, Vol. 14, No. 1, Januari - Juni 2013.
Zaki Najib Mahmud, Fi Tahdith al-Thaqafah al-‘Arabiyah Kairo: Dar al-Shuruq, Cet. I, 1987.
Hasan Hanafi, Hiwar al-Ajyal Kairo: Dâr al-Quba‘, Cet. Ke- I, 1998.
Hasan Hanafi, “Ishkal al-Tawasul wa al-Inqita‘ fî Fikr Zaki Najib Mahmud” dalam Majalah al-Qâhirah, November, 1993.
Ahmad Tafsir, Filsafat Umum Akal dan Hati Sejak Thales Sampai James, Bandung: Remaja Rosydakarya, cet.IV, 1994.
Harun Nasution, Falsafat dan Mistisisme dalam Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1973.
Zaki Naguib Mahmoud, Budzur wa Judzur, Kairo: Dar asy-Syuruq, 1990.
Zaki Najib Mahmud, Fii Tahadits al-Tsaqafah al-Arabiyyah, Kairo Dar Al-Syuruq, 1987.
Hegel, Mausu’at al-Ulum al-Falsafiyah, Kairo Dar al-Tsaqafah, 1985
Salah Qansuwah, Falsafat al-’Ilm, Kairo: al-Hayah al-Misriyah al-‘Ammah li al-Kitab, 2002.
Zaki Najib Mahmud, ‘An al-Hurriyah Atahaddath, Kairo: Dar Shuruq, 1986.
Fuad Kamil, Madkhal ila Falsafat al-Din, Kairo: al-Hayah al-Misriyah al-‘Ammah li al-Kitab, 1984.
Fuâd Zakaria, al-Tafkir al-‘Ilmi, Kairo: al-Hayah al-Misriyah al-‘Ammah li al-Kitab, 2001..
Adil Dhahir, Naqd al-Falsafah al-Gharbiyah: Al-Akhlaq wa al-‘Aql, Kairo: Dar al-Shuruq li al-Nasr wa al-Tawzi’, 1990.
Zaki Najib Mahmud, Qiyam Min al-Turath, Kairo: al-Hayah al-Misriyah al-‘Ammah li al-Kitab, 1999.
James Daniel Collins, Allah fi Falsafah al-Hadithah, terj. Kairo: Maktabah Gharib, 1973.
Zaki Najib Mahmud, Fi Tahdith al-Thaqafah al-‘Arabiyah, Kairo: Dar al-Shuruq, Cet. I, 1987.
Fuad Zakaria, al-Tafkir al-‘Ilmi, Kairo: al-Hayah al-Misriyah al-‘Ammah li al-Kitab, 2001.
Published
2022-09-30