Counseling Services and Analysis of Parental Roles in Supporting Children with ADHD Symptoms: A Case Study of Elementary School Students

LAYANAN KONSELING DAN ANALISIS PERAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGIN ANAK DENGAN GEJALA GANGGUAN ADHD STUDI KASUS PADA SISWA DI SEKOLAH DASAR

  • Ria Maria Sentana Universitas Pelita Bangsa
  • Marissa Eva Listiani Universitas Pelita Bangsa
  • Ardini Apriliani Universitas Pelita Bangsa
  • Mawar Septiani Universitas Pelita Bangsa
  • Nanda Universitas Pelita Bangsa
  • Yulia Elfrida Universitas Pelita Bangsa
Keywords: Layanan Konseling Belajar, Peran Orang Tua, Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)

Abstract

Anak Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah anak yang memiliki kebutuhan khusus. Oleh karena itu, untuk kegiatan pembelajaran lebih efektif perlu adanya layanan konseling yang sesuai dengan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pelaksanaan layanan konseling belajar untuk anak Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di Sekolah Dasar X. (2) Kesulitan yang dialami dalam pelaksanaan layanan konseling untuk anak Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). (3) Upaya tindakan dari permasalahan pelaksanaan layanan konseling belajar untuk anak Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, guru pendamping khusus, anak ADHD, dan anak non ADHD. Penelitian ini melalui pendekatan wawancara, observasi objek dan dokumentasi. Analisis menunjukkan: (1) Pelaksanaan layanan konseling untuk anak ADHD di Sekolah Dasar X sudah dilaksanakan melalui layanan khusus dengan konseling langsung dan terapi. Tujuan layanan konseling belajar untuk anak Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di Sekolah Dasar X yaitu untuk memberikan layanan konseling yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa agar dapat mencetak generasi hebat yang tidak hanya berasal dari bakat dan minat tetapi juga dari karaktek anak yang baik. (2) Unsur yang menghambat kesulitan belajar siswa ADHD yaitu unsur dari diri anak sendiri meliputi siswa kurang teliti dan kurang dalam mata pelajaran tertentu dan faktor dari lingkungan meliputi teman siswa yang cenderung tidak ingin berteman. (3) Peran interaksi orang tua dalam mendampingi anak dengan gejala ADHD (4) Strategi untuk mengatasi kesulitan layanan konseling belajar siswa Attention-Deficit Hyperactivity Disorder di Sekolah Dasar X melalui: Bimbingan Individu, Terapi, Kerjasama dengan Orang Tua

Downloads

Download data is not yet available.

References

Penerapan Metode Pembiasaan Dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Adhd Di Tk A1 Marwa Paud Islam Makarima Tahun 2023/2024 (Doctoral Dissertation, Uin Raden Mas Said). (n.d.).
Afifah, U. N. (2024). Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar pendidikan agama islam bagi anak berkebutuhan khusus di SLB AL-HIDAYAH MEJAYAN.
Furman, L. (2005). What is attention deficit hyperactivity disorder. journal of child neurology 20 ( 12 ), 994-1002.
Hartati, S. (2015). Perilaku hiperaktif anak usia dini dan pola asuh mengatasinya. 201-222.
Isnawati, R. (2020). Cara kreatif dalam proses belajar ( kosentrasi belajar pada anak gejala pemusatan pemikiran). Jakad Media Publishing.
Jihan suci ramadani, P. a. (2020). Keunggulan token economy untuk meningkatkan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 1111-1119.
Magdalena, F. F. (2020). Penanganan optimal untuk anak dengan attention defict hyperactivity disorder (ADHD).
Penerapan Metode Pembiasaan Dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Adhd Di Tk A1 Marwa Paud Islam Makarima Tahun 2023/2024 (Doctoral Dissertation, Uin Raden Mas Said). (n.d.).
Afifah, U. N. (2024). Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar pendidikan agama islam bagi anak berkebutuhan khusus di SLB AL-HIDAYAH MEJAYAN.
Furman, L. (2005). What is attention deficit hyperactivity disorder. journal of child neurology 20 ( 12 ), 994-1002.
Hartati, S. (2015). Perilaku hiperaktif anak usia dini dan pola asuh mengatasinya. 201-222.
Isnawati, R. (2020). Cara kreatif dalam proses belajar ( kosentrasi belajar pada anak gejala pemusatan pemikiran). Jakad Media Publishing.
Jihan suci ramadani, P. a. (2020). Keunggulan token economy untuk meningkatkan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 1111-1119.
Magdalena, F. F. (2020). Penanganan optimal untuk anak dengan attention defict hyperactivity disorder (ADHD). Jakarta.
Mubarok, P. P. (2016). Program pengasuhan positif untuk meningkatkan keterampilan mindful parenting orangtua remaja. Jurnal ilmiah Psikologi, 3 ( 1), 35-50.
Nisa, I. (2018). Analisis perkembangan emosional anak berkebutuhan khusus hiperaktif dan gangguan kosentrasi.
Rosyid, A. &. (2021). Metode reward and punishment sebagai basis peningkatan perilaku antri pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai.
S Urbayatun, L. F. (2019). Kesulitan belajar dan gangguan psikologis ringan pada anak : Implementasi pada anak usia dasar.
Selian, S. N. (2024). Psiikologi anak berkebutuhan khusus. Syiah Kuala University.
Susanto. (2015). Bimbingan dan konseling di Taman Kanak- kanak. Prenada Media.
Ubaidillah. (2024). ). Penerapan Metode Pembiasaan Dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Adhd Di Tk A1 Marwa Paud Islam Makarima Tahun 2023/2024 (Doctoral Dissertation, Uin Raden Mas Said).
Umi isnawati, I. i. (2023). Meningkatkan perkembangan bahasa anak melalui ADHD melalui literasi digital. Jurnal ilmiah ilmu pendidikan 6 (6), 3952-3955.
Published
2025-10-15
How to Cite
Maria Sentana, R., Eva Listiani, M., Apriliani, A., Septiani, M., Nanda, & Elfrida, Y. (2025). Counseling Services and Analysis of Parental Roles in Supporting Children with ADHD Symptoms: A Case Study of Elementary School Students. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Keguruan, 10(02), 228-237. https://doi.org/10.47435/jpdk.v10i02.4141